oleh

Efisiensi Anggaran, Politikus PAN Dukung Penyederhanaan Lembaga Negara

Jakarta – Upaya pemerintah mengevaluasi keberadaan lembaga/komisi di pemerintahan diapresiasi anggota DPR RI Guspardi Gaus. Langkah tersebut menurutnya, dianggap mampu meningkatkan efesiensi dan efektivitas lembaga/komisi.

“Kita dorong dalam rangka efisiensi dan efektivitas,” kata Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, manfaat yang didapat diantaranya penghematan anggaran. Seperti penyediaan fasilitas untuk pejabat lembaga/komisi.

“Terjadi efisiensi terhadap fasilitas-fasilitas apakah keuangan, mobil, dan fasilitas lainnya,” ungkap Guspardi.

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Sumbar itu mengatakan Pengeluaran negara diharap semakin berkurang dengan penyederhanaan lembaga negara. Sehingga, anggaran tersebut bisa dialihkan untuk kepentingan masyarakat .”Sehingga kita bisa memanfaatkan dana-dana untuk kepentingan masyarakat banyak secara lanjut,” ujarnya.

Karena itu, Guspardi mendesak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bisa segera merilis hasil evaluasi lembaga/komisi yang tengah dilakukan. Lembaga/komisi yang tidak produktif dan jika di nilai tidak produktif dan hanya akan membebani anggaran negara, ya sebaiknya dibubarkan.

“Banyak lembaga yang tidak efisien, kenapa tidak dilakukan merger. Kedua dileburkan dan ketiga kalau memang tidak ada apa-apa ya dihilangkan,” saran anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI itu.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Rerformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyebut tengah mengevaluasi 96 lembaga dan komisi. Kemungkinan besar lembaga tersebut dihapus jika tidak efektif.
“Sedang kita cek dan koordinasi dengan kementerian/lembaga untuk memungkinkan dihapus atau dikurangi,” kata Tjahjo kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.

Komentar

Loading...