Sikapi Demo Di PDIP, PB-HMI Disaranin Tak Ikut Politik Praktis

JAKARTA –Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) disarankan untuk tidak ikut terlibat dalam politik praktis, baik skala nasional maupun daerah. Pasalnya, oknum pengurus PB-HMI diketahui ikut interfensi dalam polemik demonstrasi dukungan terhadap salah satu calon kepala daerah di Kantor Pusat PDI Perjuangan.

Diketahui, Ali Akbar yang merupakan pengurus PB-HMI menyikapi aski demonstrasi di Kantor PDI Perjuangan, yang masalah itu bukanlah ranah PB-HMI. Pasalnya, saat menyikapi polemik tersebut, Ali Akbar menggunakan lembaga HMI sebagai pijakannya untuk mengomentari masalah tersebut.

“HMI Cabang Ambon mengutuk keras terhadap saudara Ali Akbar yang juga Pengurus Besar PB-HMI yang menyikapi demonstrasi di depan Gedung Partai Politik PDI Perjuangan. Ali Akbar telah melalaikan tugas, dan melanggar ketentuan organisasi HMI dan tindakan hukum lainnya,” kata Wasekum Bidang PTKP HMI Cabang Ambon Aswan Kelian, Rabu (22/7).

Dikatakan Kelian, sebagai pengurus PB-HMI Ali Akbar harus menjalankan tugasnya sebagaimana telah diamanatkan dalam ART organisasi, yakni pasal 22 dari poin A sampai pada poin O.

Menurut Kelian, Ali Akbar harus membantu Ketua Umum PB-HMI untuk menyelesaikan masalah diinternal organisasi. Saat ini, kata Kelian, beberapa cabang organisasi terjadi perpecahan hingga tiga kepengurusan dalam satu cabang, seperti yang terjadi di Cabang Kota Ambon saat ini.

“Padahal kita sudah tau bahwa banyak polemik yang terjadi di internal cabang, salah satunya HMI Cabang Ambon yang saat ini masih berdiri dengan tiga ketua umum. Hal ini yang semstinya pengurus besar sikapi yang sudah terterah dalam aturan,” sarannya.

“Ini malah terbalik, pengurus PB sibuk bicara rekomendasi partai yang bukan tugas dan wewenangnya pengurus PB-HMI. Urusan rekomendasi partai itu urusan bakal calon bupati dan wakil bupati, mau direkomendasikan atau tidak itu urusan partai, bukan urusan kader HMI apa lagi bawa-bawa nama PB-HMI,” jelasnya.

Maka selaku kader HMI, mendesak kepada Ketua Umum PB-HMI agar segera menegur Ali Akbar yang tidak lain adalah bawahannya di kepengurusan PB-HMI periode ini.

“Untuk diberikan sanksi tegas sesuai ART HMI. Ketua Umum PB HMI tidak bisa diam, segera sikapi saudara Ali Akbar yang sudah mengatasnamakan PB-HMI,” tegasnya. (***).

Komentar