oleh

6 Rekomendasi Buku Self Improvement yang Wajib Kamu Baca!

LIPUTAN.CO.ID – Membaca buku mengkin menjadi kegiatan yang membosanan bagi sebagian orang, namun membaca buku merupakan hal yang sangat baik untuk meningkatkan mood dan juga healing mandiri dikala kepenatan melanda. Menyiapkan segelas coklat panas atau teh, duduk di tepi jendela dengan ketenangan dari hiruk pikuk kesibukan yang menjengahkan sambil membaca buku yang menenangkan jiwa. Berikut kami merekoendasikan beberapa judul buku yang sangat berguna untuk membangun rasa percaya diri, semangat hidup dan mungkin juga bisa memecahkan permasalahan yang ada dalam diri Anda.

  1. It’s Not How Good You Are, It’s How Good You Want To Be (2007): Paul Arden

© The Getty Store

Paul Arden, seorang ahli advertising dunia menuliskan buku “It’s Not How Good You Are, It’s How Good You Want To Be” yang dapat mengembangkan cara berpikir Anda.

Di dalam buku yang dikemas secara ringan dan menarik ini, Anda akan diajarkan mengenai berbagai macam hal mulai dari problem solving, cara berkomunikasi dengan baik, dan hal lain yang dapat diimplementasikan ke dalam kehidupan. Dengan bacaan yang cukup ringan ini, Anda sudah bisa mendapatkan banyak wawasan baru mengenai hidup dan juga bisnis.

 

  1. The Subtle Art of Not Giving a F*ck (2016): Mark Manson

© Amazon.com

Blogger dan penulis Mark Manson menuliskan bahwa agar berhasil dan benar-benar ‘hidup’, kita tidak bisa mengharapkan hal-hal baik saja untuk terjadi. Buku “The Subtle Art of Not Giving a F*ck” mengajarkan kita untuk menghadapi semua perasaan dan peristiwa yang mungkin selama ini dihindari, agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

Dilansir dari Seniberpikir.com. Lewat buku ini, kita diberikan kesadaran bahwa kegagalan bukanlah akhir, dan memberi kita ‘ketenangan’ bahwa kegagalan adalah sesuatu yang wajar dan harusnya kita bersikap ‘bodo amat, yang penting coba lagi’. Kita juga diajak untuk melihat masalah ataupun kegagalan dari perspektif yang berbeda, sehingga bilapun kita ingin mencoba kembali, kita bisa mengatur strategi atau pun rencana yang lebih baik lagi.

 

  1. IKIGAI

Mizanstore.com

The Japanesse secret to a long and hapy life’, buku ini menjelaskan tentang makna dari ‘Ikigai‘, alternatif lain dari kata ‘passion‘ yang sering kita dengar, ikigai dalam bahasa jepang yang memiliki arti harfiah ‘nilai kehidupan’.

Dilansir dari Aisaidluv.com. Ikigai berasal dari konsep Jepang, yang bisa diterjemahkan kira-kira sebagi “Berbahagia dengan tetap menyibukkan diri. Ikigai kita berbeda satu sama lain. Namun, satu hal yang sama adalah bahwa kita semua mencari makna.

Dalam buku ini, ikigai sendiri dibagi menjadi 4 garis besar, yaitu hal yang kita sukai, hal yang dibutuhkan dunia, hal yang bisa menghasilkan, dan hal yang kita kuasai (mahir). Orang – orang Jepang percaya bahwa setiap individu memiliki ikigai masing-masing, yang membuat mereka bersemangat untuk menjalani kehidupannya.

 

  1. Filosofi Teras

Campuspedia.id

Mendengar kata filosofi sepertinya terdengar berat ya. Namun, dalam buku ‘Filosofi Teras’ penjelasan filosofi stoisisme dikemas dengan apik dan ringan, ditulis dengan contoh permasalahan kekinian, sehingga langsung mengena dan sangat berhubungan dengan kehidupan sehari hari para millenial. Stoisisme merupakan aliran filsafat Yunani Kuno yang dihadirkan oleh kaum Stoa. Mereka menelaah kebahagiaan mereka dengan membagi faktor kebahagiaan menjadi dua, yaitu faktor yang ada dibawah kendali kita sebagai manusia dan faktor lain yang di luar kendali kita. Secara garis besar, buku ini berisi cara untuk tetap tenang dan menerima apa saja hal yang diluar kendali kita, karena bagaimanapun hal buruk bisa saja menimpa kita kapan saja. Buku ini bisa menjadi pengantar yang bagus bagi orang yang tertarik belajar filosifi stoisisme lebih dalam, karena dikemas dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.

 

  1. To Heal is To Accept

Goodreads.com

Setiap manusia pasti pernah terluka perasaannya. Pengorbanan yang sia-sia, pengkhianatan, sikap jahat dan benci dari orang lain, serta banyak lagi perlakuan yang bikin kita terluka. Namun, Adi K. mengingatkan kembali bahwa untuk sembuh dari luka adalah dengan menerima. Buku To Heal is To Accept akan menuntunnya.

Dilansir dari Goodreads.com. Untuk menyembuhkan hati yang terluka, Anda harus belajar menerima dan memahami bahwa di dunia ini ada hal-hal yang memang tidak mungkin dihindari. Masalah dan ketidakbahagiaan adalah salah satu bagian dari hidup yang harus dijalani, baik Anda menyukainya atau tidak. Dengan belajar untuk menerima, berarti Anda menyembuhkan diri sendiri.

“To Heal is To Accept” adalah buku self-motivation untuk remaja hingga dewasa yang sedang dilanda masalah dan kehilangan rasa percaya diri. Dengan nasihat-nasihat yang pendek dan tidak bertele-tele, buku ini dapat menjadi inspirasi di zaman yang serba instan ini.

  1. Going Offline

Ebooks.gramedia.com

Desi Anwar menerbitkan buku terbaru berjudul Going Offline pada tahun 2020. Melalui buku ini, Desi mengajak para pembaca untuk meluangkan beberapa waktunya untuk offline dari gadget dan menikmati kegiatan lain. dalam buku ini terdapat 2 bagian.

Yang pertama bagian ‘Mengapresiasi Hidup dan Kehidupan’ yang berisi tentang bagaimana memaksimalkan panca indera yang dimiliki dan menjadikan aktivitas jalan kaki sebagai terapi. Bagian keduanya berjudul ‘Seni Kehidupan’. FOMO (fear of missing out) dalam bagian ini mendefinisikan FOMO dengan takut terkucilkan. Hal tersebut terjadi ketika biasanya kita tidak online dan ketinggalan berita atau hal-hal yang sedang tren. (na)

Komentar

Loading...