oleh

Video Nur Aksa Dinilai Tak Bermoral, Mahasiswa Seruduk Kantor PDIP Baubau Minta Diganti

JAKARTA – Aksi protes terhadap video viral oknum Anggota DPRD Kota Baubau Fraksi PDI Perjuangan Nur Aksa dan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Firman Ndolomu bersama rekan-rekan mereka beberapa hari lalu terus terjadi. Kali ini, mahasiswa menggelar aksi di Kantor DPC PDI Perjuangan, Kantor Walikota dan Gedung DPRD Kota Baubau untuk menuntut ditindak lanjuti video viral tersebut.

“Aksi barusan tadi kami menuntut kasus yang kita presur tadi, bagaimana Walikota, pengurus partai menyelesaikan sebuah masalah yang terkait video viral ASN dengan anggota DPRD sehingga masyarakat juga dapat bisa mengambil kesimpulan bahwa ketika memang itu penyelesaiannya harus tegas,” kata Koordinator Aksi, Ristal saat dihubungi, Selasa (22/9).

Dikatakan Ristal, perbuatan Nur Aksa selaku wakil rakyat bersama Firman Ndoloma sebagai ASN tidak mencerminkan perbuatan baik, hingga perlu ada ketegasan terhadapat keduanya. “Kami menuntut oknum Anggota DPRD itu diganti saja, dan ASN dipecat karena tidak memberikan cerminan baik untuk masyarakat,” desaknya.

Terkait dengan bantahan Nur Aksa soal ada kesengajaan video diedit dan digabungkan, kemudian diviralkan oleh orang tidak bertanggung-jawab, Ristal tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut mahasiswa Universitas Hasanuddin Kampus B ini, titik masalah bukan pada pengeditan video, tetapi lebih pada perbuatan dalam video yang sifatnya tidak bermoral sebagai anggota legislatif dan ASN.

“Kalau kita melihat itu, jika dibicara video itu editan atau seperti memang ada pembelaan diri bahwa itu bukan video mereka, atau umpama mengatakan itu video lama, tapi isinya tidak mencerminkan sifat tidak bermoral sebagai Anggota Legislatif dengan oknum ASN itu sendiri,” jelasnya.

Olehnya itu, Ristal bersama mahasiswa lainnya mendesak Walikota Kota Baubau AS Tamrin, DPC PDIP Kota baubau dan DPRD Kota Baubau untuk secepatnya menyelesaikan masalah video viral yang tidak mendidik ini. Pasalnya, perbuatan mereka yang terekam dalam video tersebut tidak mencerminkan wakil rakyat dan abdi negara.

“Kalau kami akan terus mengawal masalah ini sampai diusut hingga selesai, karena perbuatan mereka tidak mencerminkan wakil rakyat dan ASN,” tegasnya.

Diketahui, aksi demonstrasi oleh mahasiswa atas video viral pesta miras yang diketahui melibatkan oknum Anggota DPRD Kota Baubau Fraksi PDIP Nur Aksa dan oknum ASN disalah satu instansi Kota Baubau Firman Ndoloma bersama rekan-rekan mereka ini berlangsung di Kantor DPC PDIP, Kantor Walikota dan Kantor DPRD Kota Baubau pada, Selasa (22/9). (***)

Komentar

Loading...