Sumpah Pemuda di Tengah Covid, Momentum Kaum Muda Bergerak Membantu Negeri

JAKARTA – Hari Sumpah Pemuda yang kerap diperingati pada 28 Oktober, diharapkan bukan sekedar menjadi acara seremonial tahunan saja. Tetapi, harus memberikan energi kebangsaan kepada para pemuda dan pemudi Indonesia, untuk terus peduli merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan, terlebih di tengah pandemi Covid-19.

“Semangat kaum muda dari semua golongan berkewajiban untuk bergerak membantu negeri yang sedang dilanda pandemi Covid-19,” kata Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Novita Wijayanti dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/10).

Dikatakan Novita, peran generasi muda yang memiliki ruang gerak lebih luas (dinamis) dan memiliki semangat optimis, diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan ikut membantu pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19.

Salah satunya, lanjut dia, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan (Prokes). “Peran kaum muda tentunya dapat menjadi ujung tombak untuk memberikan energi bagi pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.

“Satu diantaranya, dalam menyampaikan pemahaman tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan (Prokes),” tambahnya.

Novita meyakini, dengan memberikan pemahaman yang cukup kepada masyarakat, maka pandemi akan sangat mudah diatasi oleh bangsa ini.

“Cukup dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat, akan menggerakkan dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk turut serta dan bersama-sama menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, legislator asal Jawa Tengah ini berharap masyarakat bisa menyesuaikan cara hidup mereka dengan situasi saat ini, yakni new normal. “Dan walau jaga jarak tapi tetap menjaga kebersamaan dengan cara menyesuaikan situasi sekarang (New Normal),” tutupnya. (***)

Komentar