oleh

Atasi Stunting, Saleh Minta Pemerintah Buat Perencanaan

Bali – Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan, stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang mengancam generasi bangsa. Karenanya, Saleh meminta pemerintah fokus pada suatu program yang terencana agar generasi mendatang mendapatkan asupan gizi yang seimbang sejak masih balita hingga terhindar dari stunting.

“Balita adalah generasi penerus bangsa yang akan memegang estafet kepemimpinan bangsa di masa depan. Jika melihat kondisi stunting di Indonesia saat ini, masyarakat harus terlibat aktif berpartisipasi secara mandiri terhadap lingkungan sekitarnya,” kata Saleh, lewat rilisnya dari Bali, Jumat, (27/11/2020).

Lebih lanjut, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menginginkan agar ada penambahan anggaran penanganan stunting khususnya di Bali, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat untuk melindungi generasi bangsa dari stunting. “Presiden Joko Widodo seringkali turun langsung ke masyarakat untuk mengawasi secara langsung penanganan stunting di Indonesia,” ungkapnya.

Seperti yang dikatakan Presiden Jokowi, dimana pemerintah mempunyai tiga target di bidang kesehatan, yaitu perbaikan rumah sakit dan Puskesmas di seluruh Indonesia, melengkapi sumber daya manusianya, kemudian penanganan stunting itu sendiri.

“Nah, sekarang tinggal bagaimana Pemerintah Pusat. Jika anggaran di Bali hanya Rp127 juta, itu mustahil. Wilayah sebesar Bali seharusnya diperhatikan lagi, karena ini cerminan Indonesia sekarang, dimana tingkat stunting belakangan ini menurun. Ini bisa jadi bahan pertimbangan dalam rapat kali ini, sekaligus jadi bahan evaluasi kita di Jakarta,” tuturnya.

Saleh menegaskan, Komisi IX DPR RI sangat mendukung ketika Kementerian Kesehatan meminta penambahan anggaran yang akan digunakan untuk peningkatan SDM, peningkatan kualitas, dan akses kesehatan. “Intinya kami ingin agar rakyat Indonesia yang saat ini tidak mendapatkan akses kesehatan, kedepannya harus terus diperhatikan, sehingga tidak adalagi masyarakat yang tidak bisa makan 4 sehat 5 sempurna,” imbuhnya.

Komentar