oleh

Dimyati: Memasuki Era Industri 4.0, DPR Harus Wujudkan Digitalisasi

Jakarta – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, memasuki era industri 4.0, DPR harus segera mewujudkan digitalisasi dokumen dan mengusung konsep paperless. Implementasinya Dimyati, dokumen-documen dan data yang memungkinkan untuk dibuat digital akan dikonversi ke dalam bentuk digital file dan disimpan ke dalam digital storage.

Mengusung konsep paperless merupakan sebuah langkah di era digital, gagasan e-parlemen meniscayakan dalam penggunakan file digital untuk menyimpan dokumen. “Memasuki era 4.0 DPR RI harus melakukan digitalisasi. Ke depan semua harus serba digital, paperless. Kurangi kertas, dokumen menggunakan digital,” ujar Dimyati saat acara Pelatihan Kepemimpinan dalam Pengelolaan Anggaran, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020).

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menjelaskan, gagasan tentang paperless harus segera diwujudkan. Menurutnya, ini salah satu konsep dari turunan parlemen modern, sehingga penggunaan digital akan dimasifkan, agar mengurangi penggunaan kertas.

Karena penggunaan kertas yang berlebihan bisa mendatangkan banyak efek buruk, sehingga mendorong banyak institusi untuk go-digital. “Semua aspek bekerja harus disederhanakan, cara digital yang paling mungkin untuk mengefektifkan pekerjaan. Konsep parlemen modern, kita berharap di awal tahun depan bisa mulai terlihat,” imbuh Indra.

Komentar