oleh

Hetifah Bersyukur, Subsidi Upah Bagi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Segera Dikucurkan

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengungkap Bantuan Subsidi Upah bagi Tenaga Pendidik dan Kependidikan non-PNS dengan total anggaran sebesar Rp3,6 triliun segera dicairkan. Masing-masing Tenaga Pendidik dan Kependidikan non-PNS akan mendapatkan subsidi dari pemerintah senilai Rp1.800.000.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian sangat mengapresiasi pencairan bantuan subsidi upah yang direncanakan menyasar 2.034.732 orang. Terdiri dari 1,6 juta guru dan pendidik, 162.277 dosen, dan 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi.

“Alhamdulillah, saya lega. Akhirnya bantuan bagi tenaga pendidik dan kependidikan dapat dikucurkan. Ini yang telah berkali-kali kami dorong, karena memang ini yang mendesak dibutuhkan di era pandemi ini”, ujar Hetifah saat rapat kerja dengan Mendikbud Nadiem Makarim, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Politikus Partai Golkar itu juga bersyukur bahwa karena bukan hanya guru dan dosen yang menerima bantuan ini, juga tenaga administrasi, tenaga perpustakaan dan tenaga kependidikan lainnya seperti guru PAUD dan sebagainya.

“Tentu kita tidak boleh lupakan mereka, karena mereka juga berkontribusi dalam dunia pendidikan. Di era pandemi ini, mereka juga membutuhkan bantuan,” ungkapnya.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Kalimantan Timur itu berharap bantuan tersebut bermanfaat dan menjadi penyemangat memasuki tahun 2021 serta disalurkan tepat waktu.

“Semoga ini bisa segera dikucurkan ke rekening masing-masing tanpa ada hambatan birokrasi, karena sifatnya mendesak. Pastikan ada pendataan yang akurat, jangan sampai ada yang berhak namun terlewat,” imbuhnya.

Komentar