JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab berkali-kali menyebut lonte dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu malam (14/11). Lonte itu, menurut Rizieq, sudah menghina habib.
Diduga lonte yang dimaksud Habib Rizieq ialah artis Nikita Mirzani. “Ada lonte hina habib? Pusing pusing! Ampe lonte ikut-ikutan ngomong iyee..” kata Habib Rizieq dilansir dari akun YouTube Front TV, Minggu (15/11).
Kontan pernyataan itu langsung membuat jemaah riuh. Habib Rizieq pun melanjutkan ceramahnya.
Habib Rizieq yang baru saja pulang dari Arab Saudi itu kemudian angkat bicara soal komentar perempuan itu terhadapnya. Ia mengaku tidak marah.
“Saya enggak marah, cuma ada umat yang marah, ngancam mengepung lonte. Eh polisi kalang kabut jagain lonte, kacau, kacau,”ucap Rizieq yang membuat jemaah heboh.
“Lonte hina habib dijaga polisi. Kacau tidak?” tanya Rizieq.
Ia menyarankan agar orang-orang yang menghina ulama sebaiknya diamankan, bukan dilindungi. “Mestinya lonte yang hina habib hina ulama, ditangkap, bukan dijagain,” seru Rizieq.
Sebagai informasi, kepulangan Habib Rizieq sempat dikomentari oleh artis Nikita Mirzani.
Lewat akun Instagram, Niki mengunggah sebuah video singkat yang menyindir kepulangan Habib Rizieq. Niki menilai, penyambutan kepulangan Habub Rizieq yang dilakukan oleh simpatisannya pada Selasa (10/11) lalu terlalu berlebihan.
“Gara-gara Habib Rizieq pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan,” kata Nikita Mirzani di dalam video tersebut.
Niki lantas menyebut bahwasannya ‘habib’ merupakan tukang obat. Dia yang menyadari bahwa pernyataannya akan menuai kecaman itu pun menegaskan jika dirinya tidak takut jika akan dihujat oleh simpatisan Habib Rizieq.
“Nama habib itu adalah tukang obat, screenshot. Nah nanti banyak antek-anteknya nih mulai nih ya, enggak takut gue juga,” tegas Niki.
Buntut dari pernyataan Niki itu, ustaz Maaher At-Thuwailibi pun menegaskan bila dirinya tidak hanya sekadar mengancam menggeruduk rumah Nikita Mirzani. Ia mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 800 laskar pembela ulama untuk menyatroni rumah Niki. (***)







Komentar