Tak Hanya Di Bali, Sandi Diminta Sultan Juga Berkantor Di Sumatera

Jakarta – Rencana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno untuk berkantor satu bulan sekali di Provinsi Bali direspon oleh Wakil Ketua III DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Lewat rilisnya, Senator asal daerah pemilihan Provinsi Bengkulu itu meminta Sandiaga Uno juga memberikan perhatian untuk pengembangan pariwisata di Pulau Sumatera.

“Mewakili seluruh anggota DPD RI sub wilayah barat I, kita akan sangat gembira jika Pak Menteri Sandiaga bisa menjadwalkan pula untuk berkantor di salah satu provinsi di Pulau Sumatera. Banyak sekali potensi wisata yang berbasis eco tourisme bisa didorong untuk menjadi salah satu pusat destinasi wisata dengan standar nasional bahkan internasional,” ujar Sultan.

Pulau Bali lanjutnya, sudah memenuhi seluruh aspek yang dibutuhkan sebagai syarat pariwisata bertaraf internasional. Baik secara kultur atau infrastruktur penunjang lainnya dalam mendukung keberlangsungan sektor pariwisata.

“Justru sebaliknya, seharusnya yang mendapatkan perhatian oleh pemerintah adalah potensi-potensi wisata daerah lainnya yang belum dikelola secara optimal,” sarannya.

Dijelaskan Sultan, Pulau Sumatera terkenal dengan potensi alamnya karena salah satu pulau terbesar di Indonesia yang juga menyimpan banyak potensi wisata; berbagai pulau di sekitarnya, hutan hujan tropis yang sedemikian luasnya, dan keanekaragaman budaya yang luar biasa membuat tujuan wisata Sumatera patut diperhitungkan.

Demikian juga dengan posisi geografis Pulau Sumatera yang dikelilingi perairan tentunya menjadi nilai tambah tersendiri. “Berhamparan banyak pantai indah yang berderet di sepanjang garis pantai Pulau Sumatera,” ujarnya.

Tantangan pengembangan sektor pariwisata di Sumatera antara lain infrastruktur dan investasi, bagaimana pemerintah mampu meyakinkan pihak-pihak swasta dengan membangun citra yang berdaya saing tinggi, serta pembangunan pariwisata dengan suatu passion di dalam mengembangkannya, di sana ada kerja sama antar semua elemen masyarakat dalam konsep pariwisata yang berkelanjutan.

“Inilah konsep inkulisivitas dalam pariwisata yang diharapkan dapat menjadi narasi yang menyatu di dalam memajukan pariwisata Indonesia di masa depan. Jadi pemerintah melalui kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif mesti menggandeng seluruh pihak yang berkepentingan dengan membangun proyeksi rencana jangka panjang dalam penguatan sektor pariwisata di Pulau Sumatera,” imbuhnya.

Komentar