Jadi Ketua MES, Erick Thohir Mampu Berikan Kontribusi Positif Bagi Ekonomi Syariah

JAKARTA – Pakar ekonomi syariah Adiwarman Azwar Karim menilai terpilihnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah, karena dianggap merupakan sosok yang memiliki kapasitas dan kapabilitas luar biasa, Erick diyakini mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.

Erick Thohir memiliki empat jurus yang jadi program utamanya selama empat tahun ke depan atau periode 2021-2024.

Adapun keempat program tersebut adalah; pertama mengembangkan pasar industri halal di dalam dan di luar negeri; Kedua, mengembangkan industri keuangan syariah; Ketiga, investasi yang bersahabat yang melibatkan pengusaha daerah. Dan terakhir pengembangan ekonomi syariah di pedesaan secara berkelanjutan.

Menurut Adiwarman, program Erick Thohir tersebut sudah tepat untuk menggerakan roda ekonomi syariah di Indonesia kedepan.

“Ini kita harapkan akan memberikan keseimbangan dalam perkembangan ekonomi syariah kedepannya,” ujar Adiwarman, Selasa (02/02/2021).

Menurutnya, latar belakang Erick sebagai pengusaha sektor riil dan kapasitasnya selaku menteri BUMN yang juga mengelola sektor financial dianggap mampu memberikan sumbangsih yang konkret bagi perkembangan ekonomi keumatan.

“Sebelum Erick ketua umum Masyarakat Ekonomi Syariah itu adalah orang-orang yang berasal dari sektor keuangan, nah sedangkan Pak Erick Thohir berasal dari sektor riil dan kapasitasnya sebagai Menteri BUMN juga beliau mengelola baik sektor riil maupun financial, udah keren banget ini,” kata Adiwarman.

Dalam menyusun jajaran pengurus MES terdapat menteri hingga konglomerat Di antaranya Martin Hartono, putra dari pemilik Djarum Budi Hartono. Dia ditetapkan sebagai wakil ketua Dewan Penyantun

Pengurus MES memiliki pengalaman, potensi serta komitmen kuat dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah. Beragam latar belakang pengurus diyakini akan membuat MES lebih inklusif dan gerak organisasi lebih lincah dan semakin kuat. Dalam penyusunan struktur, Erick dibantu Iggi Achsien sebagai Sekretaris Jenderal MES.

“Banyaknya wajah-wajah baru yang dilibatkan dalam kepengurusan ini juga menunjukan inklusifitas dari susunan pengurus yang disusun oleh Pak Erick Thohir sebagai ketua umumnya.” Bebernya.

Sebelumya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan MES akan fokus pada penguatan dan pengembangan sektor riil serta ekonomi keumatan. MES diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa.

“Kami berkomitmen agar MES dapat banyak berperan dalam penguatan sektor usaha riil. MES akan berikhtiar untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan,” ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (31/1/2021).

Erick menuturkan struktur kepengurusan yang diisi profesional berlatar belakang beragam, maka akan menjadikan gerak langkah MES menjadi lebih adaptif, luwes, dan kuat.

Konsolidasi intens dengan beberapa pihak telah merumuskan struktur pengurus pusat MES yang akan berperan dalam merealisasikan program kerja pada periode yang akan datang. (***)

Komentar