Jakarta – Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dan menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Kementerian Keuangan.
“Saya dukung upaya KPK mengungkap dan menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam kasus ini sampai ke akarnya, baik petugas maupun wajib pajak yang melanggar, sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” kata Azis, dalam keterangan persnya, Jumat (5/3/2021).
Politikus Partai Golkar itu juga mendukung KPK untuk menyelidiki kasus tersebut hingga tuntas dan dapat memberikan efek jera. Menurunya, peristiwa tersebut harus menjadi peringatan bagi petugas pajak dan wajib pajak agar kasus serupa tidak terulang.
“Pegawai pajak harus menanamkan nilai-nilai profesional, berintegritas, dan bersih dari unsur-unsur praktik korupsi untuk mencegah adanya penyalahgunaan kewenangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Azis meminta Kemenkeu mengevaluasi secara menyeluruh kinerja jajaran di Ditjen Pajak, usai KPK menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan suap yang menjerat pegawai negeri sipil (PNS) di Ditjen Pajak.
Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu menjelaskan, pengawasan terhadap para pegawai pajak itu terkait dengan mekanisme penerimaan pajak untuk mencegah adanya celah dan potensi penyalahgunaan.
“Terutama di tengah pandemi Covid-19, yaitu hasil penerimaan pajak seharusnya dapat membantu masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, KPK membenarkan sedang melakukan penyidikan kasus dugaan suap pajak di Ditjen Pajak Kemenkeu. “Kami sedang penyidikan betul, tetapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka. Ini yang sedang kami lakukan,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, di Gedung KPK, Selasa (2/3/2021).







Komentar