Gubernur Sumbar Dorong Kabupaten dan Kota Kembangkan Pariwisata

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengatakan pembangunan pariwisata merupakan salah satu visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumbar. Menurutnya, dengan potensi pariwisata yang cukup besar, ke depan Sumbar ingin menjadikan objek pariwisata di Sumbar go internasional.

Bersamaan dengan itu, Mahyeldi juga mendorong pemerintah kabupaten/ kota, untuk menghidupkan objek wisata unggulan di daerahnya masing-masing. Karena itu konsep pengembangan pariwisata Sumbar ke depan harus berkolaborasi dan sinergi dengan pemerintah kabupaten/ kota.

“Dengan kolaborasi dan sinergi ini, kami dari Pemprov Sumbar menawarkan untuk mendorong pemerintah kabupaten/ kota untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya,” kata Mahyeldi, saat Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Komite III DPD RI, di Hotel Mercure, Kota Padang, Sumbar, Senin, (22/3/2021).

Menurut mantan Wali Kota Padang itu, pariwisata merupakan cara yang paling cepat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ini terbukti pada daerah-daerah pariwisata mengalami perubahan yang signifikan. Bahkan ada masyarakat memiliki pendapatan satu juta rupiah per hari.

“Ini dibuktikan dengan adanya infrastruktur jalan yang mendukung, seperti jalan yang ada di Pantai Air Manis Padang dan daerah pariwisata lainnya, maka masyarakat bisa menikmati tanpa ada gejolak,” ungkap Mahyeldi.

Ustaz Mahyeldi berharap dengan hadirnya Komite III DPD RI di Sumbar ini, maka perhatian khusus pemerintah pusat dalam bidang pariwisata ke Sumbar akan lebih optimal.

“Kita tidak ingin lama-lama terpuruk dan berharap sektor pariwisata pulih kembali. Untuk itu mari kita kembali bangkit dan angkat pariwisata Sumbar ini,” pungkasnya.

Rebranding tagline
Sedangkan Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mewacanakan rebranding tagline pariwisata di Provinsi Ranah Minang.

“Saya wacanakan rebranding tagline pariwisata Sumbar. Setelah kita melaksanakan FGD, digelar lomba kembalilah, untuk me-rebranding tagline pariwisata Sumbar,” ungkap Audy.

Diketahui, branding pariwisata Sumbar saat ini adalah tagline Taste of Padang. Taste of Padang yang artinya Cita Rasa Padang diperkenalkan Pemprov Sumbar, pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018 di Kota Padang.

Menurut Audy, brand Taste of Padang dengan memakai Padang terlalu spesifik. “Kita akan diskusikan kembali terlebih dahulu untuk merebranding. Padang identik dengan kota. Bukan diubah serta-merta sekarang. Harus mewakili Sumbar. Saya melihat branding di Sulawesi Selatan keren sekali, bisa menarik orang datang,” ungkapnya.

Audy juga mnambahkan, bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, merancang berbagai program pengembangan pariwsata di Sumbar. Salah satunya, melalui program 100 hari kerja dengan memenuhi standar sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) beberapa titik objek wisata di Sumbar.

“Kita punya objek wisata andalan nasional di kota dan kabupaten nantinya dan satu objek pariwisata Internasional. Semoga dengan program ini memacu sektor pariwisata Sumbar kembali,” jelasnya.

Komentar