AMBON– Usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi), dalam Kongres Nasional Permahi ke-IX di Kota Ambon pada 11 Maret 2021 lalu, Fahmi Namakule tancap gas membangun komunikasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku.
Fahmi beberapa rekannya diterima langsung oleh Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, di ruang kerjanya pada Selasa (16/3). Pertemuan yang berlangsung kurang lebih 1 jam itu, membahas banyak hal terkait hukum dan keadilan sosial.
“Permahi ke depan akan terus membangun komunikasi dan menjadikan DPRD sebagai mitra kritis dan strategi dalam upaya membangun peradaban hukum yang ideal guna terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Maluku,” jelas Fahmi kepada wartawan, Selasa (16/3).
Lebih lanjut, Fahmi juga mengucapkan rasa terimakasih atas partisipasi dan kontribusi DPRD dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kongres yang telah digelar pada 11 Maret 2021 lalu.
“Kami ucap terimakasih kepada pihak DPRD Provinsi Maluku yang telah ikut mensukseskan Kongres Permahi,” kata Fahmi.
Fahmi juga melaporkan hasil-hasil Kongres berupa hasil Konferensi Hukum dan seminar Nasional tentang Kedaulatan Maritim serta rekomendasi Nasional yang dinilai tentu sangat berdampak positif bagi pembangunan daerah Maluku dari aspek kemaritiman.
Sementara itu, Lucky Wattimury, berharap, Permahi ke depan harus bisa lebih aktif dalam membangun peradaban hukum dan tentu harus mengawal hasil-hasil Konferensi Hukum dan seminar Kemaritiman Nasional dalam unpaya membangun provinsi Maluku yang notabenenya bercirikan kepulauan. (**).







Komentar