JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) baru Federasi Serikat Pekerja Bangunan dan Pekerjaan Umum (F-SBPU) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Periode 2021-2026 Hot Asi Simamora meyakini, kepengurusan F-SBPU di bawah kepemimpinannya akan membantu Pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja kepada masyarakat Indonesia.
Menurut Simamora, F-SBPU yang berada di bawah naungan SPSI akan terus membantu organisasi induknya dalam menyiapkan lapangan kerja, terkhusus kepada para pekerja yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19. Namun, kata Simamora, KSPI membutuhkan figur pemimpin yang tepat.
“Kami menyatakan figur yang tepat untuk memimpin induk organisasi kami, yaitu K-SPSI adalah Yorrys Raweyai. Kami dukung Yorrys Raweyai kembali meju sebagai calon ketua umum KSPI, mengingat beratnya tantangan dunia kerja di Indonesia saat ini, dengan jumlah korban PHK sebanyak 9,7 juta orang akibat pandemi Covid-19,” kata Simamora kepada wartawan, Sabtu (10/4).
Dikatakan Simamora, persaingan kerja saat ini sangat ketat dan aturan dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang sudah diterapkan ini membutuhkan figur pemimpin yang tepat buat para jutaan buruh di Indonesia.
“F-SBPU periode 2021-2026 ini juga sebagai dukungan terhadap pemulihan ekonomi nasional akibat dampak Covid-19 saat ini. Siap melakukan kerja sama dengan KemenakerTrans. Dan Yorrys Raweyai sangat layak,” ucapnya.
“Kami juga optimis di tahun 2021 ini akan menyerap tenaga kerja sebanyak 2 juta pekerja dari total 9,7 juta pengangguran akibat PHK,” tambahnya.
Sementara itu, Sekjen F-SBPU Siti Nur Azizah mengatakan, pihaknya akan intens melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, terkhusus ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sosialisasi, kata Nur Azizah agar para siswa SMK ke depan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Tentu kita akan melakukan sosialisasi ke SMK yang ada di seluruh provinsi di Indonesia, sosialisasi dilakukan agar para pelajar mengerti bahwa Serikat pekerja tidak hanya melakukan perlindungan kepada pekerja, namun juga menciptakan lapangan kerja khususnya bagi para pelajar pelajar SMK,” katanya.
“Sangat dimungkinkan kerjasama dengan adanya dukungan dari Kementerian terkait. Serikat pekerja juga akan memberikan lapangan kerja baru bagi mereka,” tutupnya. (***)







Komentar