Demokrat-PKS Bertemu Bahas Pemulihan Ekonomi Hingga Terorisme

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjend) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, pertemuan antara PKS dan Partai Demokrat adalah silaturahmi kebangsaan untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa saat ini.

“Pada hari ini kami dari PKS melaksanakan silaturahim kebangsaan ke Partai Demokrat, kenapa kami menyebutnya silaturahim kebangsaan?, karena tujuan dari silaturahim ini adalah membahas berbagai persoalan kebangsaan,” kata Aboe Bakar di Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4).

Dikatakan Aboe Bakar, silaturahmi kebangsaan antara PKS dan Partai Demokrat ini bagian dari reuni kawan lama. Sebab, sepuluh tahun PKS mendukung kepemimpinan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua kali periode.

“Tentunya kita banyak titik temu antara satu sama lain. Pada silaturahim kali ini setidaknya ada beberapa titik temu sebagai kesamaan pandang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Menurut Aboe Bakar, PKS dan Demokrat memiliki kesamaan pandang akan pentingnya penanganan Covid-19 dengan baik. Menurut Habib, perlu kerja sama berbagai komponen dalam upaya memaksimalkan penangan Covid-19 di Indonesia.

“Demokrat dan PKS juga memiliki kesamaan pandang untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional agar memprioritaskan masyarakat yang paling terdampak seperti para buruh, pekerja informal, pekerja kreatif dan pelaku usaha UMKM. Perlu juga perhatian untuk ketahanan keluarga di masa pandemi, utamanya dalam ketahanan ekonomi keluarga,” katanya.

Lanjut Habib, PKS dan Demokrat memiliki pandangan yang sama tentang penegakan iklim demokrasi yang bersih. Menurut Habib, hal ini sangat penting dalam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Demokrat dan PKS mengutuk secara keras tindakan terorisme, bahwa terorisme bukan ajaran dari agama manapun, tindakan terorisme harus dilawan bersama dalam berbagai bentuk tindakan preventif,” pungkasnya. (rht)

Komentar