Jakarta – Dalam melaksanakan program deradikalisasi, pemerintah diminta untuk bertindak proporsional dan berkeadilan. Pemerintah menurut anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay, tidak boleh ikuti arus framing yang dilekatkan pada suatu kelompok tertentu. Semua informasi yang diterima harus diverifikasi dan divalidasi secara baik.
“Kalau ada kelompok tertentu yang dituduh radikal, harus diverifikasi. Siapa orangnya, apa ajarannya, apa target sasarannya, dimana mereka bergerak, dan lain-lain. Ini sangat penting sebab Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Pasti banyak keragaman dalam pengamalan ajaran agama. Keragaman itu tidak serta merta salah dan dapat disebut radikal. Sebagian besar diantaranya sudah mengakar ratusan tahun,” kata Saleh, Sabtu, (10/4/2020).
Program deradikalisasi dan peneguhan Islam moderat di Indonesia lanjut Ketua Fraksi PAN DPR RI itu, harus terus dilakukan. Bahkan, selalu ditingkatkan terutama di era globalisasi dan digitalisasi saat ini. Namun, program deradikalisasi itu tidak boleh mengucilkan kelompok-kelompok tertentu. Faktanya, Indonesia adalah negara yang penduduknya sangat toleran.
Kalau ada yang menyimpang ujarnya, itu bukanlah esensi dari ajaran agama. Bisa jadi, itu hanya bagian dari kesalahan dalam memahami teks-teks agama. Pada titik inilah, edukasi dan sosialisasi Islam moderat perlu diterapkan.
“Saya melihat ada juga sekelompok orang tertentu yang merasa paling benar. Menyalahkan kelompok lain. Bahkan, menuduh yang lain sebagai kelompok radikal,” tegas mantan Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah itu.
Sikap menuduh dan menyudutkan kelompok lain kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumatera Utara II itu, tentu tidak benar. Apalagi, tuduhan itu tidak didasarkan atas bukti yang valid. Hanya didasarkan asumsi dan dugaan.
“Kalau ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan sikap saling curiga. Pada titik tertentu, bisa merusak ukhuwah dan persaudaraan internal umat beragama. Intinya, apa pun alasannya, sikap menuduh dan menyudutkan ini tidak baik. Sebaliknya, silaturrahim dan peneguhan persatuan itu yang harus dikedepankan,” pungkasnya.







Komentar