Terseret Korupsi Bansos, Yandri Susanto Dinilai Akan Merusak Citra PAN

JAKARTA – Dugaan keterlibatan Anggota VIII DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto di skandal korupsi Bantuan Sosial (Bansos), yang saat ini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai akan berpengaruh buruk pada citra partai.

“Ini sekarang masih terperiksa, terperiksa saja sudah punya dampak,” kata peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus saat dikonfirmasi wartawan, Senin malam (5/4).

Diketahui, Yandri yang saat ini menjabat Ketua Komisi VIII DPR RI itu sudah menjalani pemeriksaan oleh tim dari KPK, pekan lalu. Dalam salinan dokumen, Yandri disebut-sebut menerima jatah pengadaan paket bahan pokok sebanyak empat kali dengan jumlah 100 ribu paket melalui PT Total Abadi Solusindo.

Dijelaskan Lucius, publik akan mudah mengaitkan Yandri dengan perkara kasus yang diduga merugikan negara triliunan rupiah tersebut.

“Mudah bagi publik untuk mengkaitkan dugaan keterlibatan dia (Yandri) dalam kasus ini. Apalagi jika jadi ditetapkan tersangka, pasti akan berdampak untuk PAN. Apalagi PAN ini belum jelas posisinya sebagai oposisi atau koalisi,” terangnya.

Terlepas dari itu, Lucius meminta PAN memberikan kesempatan kepada KPK untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan Yandri. PAN tidak boleh mengintervensi kinerja para penyidik di lembaga yang dipimpin oleh Firli Bahuri itu.

“Jadi dukungan dari parpol untuk memastikan posisi Yandri itu terlibat atau tidak saya kira penting dengan memberikan kesempatan ke KPK untuk mengungkap apa yang terjadi,” tandasnya. (***)

Komentar