oleh

Sebagai Bentuk Syukur Di Bulan Ramadhan, Yayasan Idalia Salurkan Bantuan

JAKARTA – Pasca dihantam wabah Covid-19 satu tahun lalu, ekonomi masyarakat terus terpuruk. Apalagi dihadapkan saat bulan Ramadhan yang mana kebutuhan harga bahan baku terus mengalami kenaikan akibat dari tingginya permintaan.

Permintaan makin tinggi, namun ekonomi belum sepenuhnya membaik. Lagi-lagi, rakyat kecil jadi korbannya. Atas dasar itu, Yayasan Idalia melakukan gerakan sosial berupa acara buka bersama dan penyaluran sejumlah bantuan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu.

Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas, mewakili Yayasan Idalia, menyampaikan sambutannya dalam penyerahan bansos dan acara buka puasa bersama sore hari ini (2/5). Acara yang diselenggarakan serentak di dua lokasi berbeda, yakni Panti Asuhan Muhammadiyah Ngawi dan Yayasan Al-Munawaroh Ngawi ini menerapkan sejumlah protokol kesehatan yang sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Mengawali sambutannya, Ibas menyampaikan bahwa dirinya bersyukur atas nikmat merasakan bulan suci Ramadan yang diberikan Allah SWT. Sehubungan dengan Ramadan yang dijalani dalam kondisi pandemi, Ibas pun mengungkapkan keprihatinannya atas kesulitan yang dialami masyarakat.

“Saya, Edhie Baskoro Yudhoyono, Mas Ibas, sangat merasakan, apa yang kita hadapi setahun belakangan terasa begitu berat dan banyak membawa tetes air mata dan luka di hati; ada yang sakit, ada yang meninggal dunia, ada yang kehilangan pekerjaan, ada yang sulit kesulitan sekolah, dan ada yang sulit kehidupannya karena Pandemi Covid-19.”

Sulitnya kehidupan ekonomi selama beberapa waktu belakangan inilah yang melatarbelakangi penyaluran sejumlah bantuan dari Yayasan Idalia. Ibas berharap, bukti kasih yang ditujukannya bersama sang Istri, Aliya Baskoro Yudhoyono, ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak. “Bantuan yang kami berikan semata-mata bentuk syukur kami atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi sesama, khususnya di tengah bulan Ramadan dan menjelang Lebaran dalam sekian hari ke depan,” papar Ibas.

Ibas pun melanjutkan bahwa dirinya berharap semua bisa mengingat sesama dan senantiasa peduli serta berbagi. “Kita perlu meningkatkan amal ibadah kita untuk tujuan yang baik, karena sejatinya menjadi bermanfaat bagi sesama adalah suatu nilai kehidupan yang paling murni, yang harus dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dalam menutup sambutannya, Ibas berharap adanya bantuan dan acara buka puasa bersama ini dapat menjadi penyemangat, penghibur, dan sumber kekuatan baru untuk semua dalam menghadapi Ramadan dan menyambut lebaran. Tidak lupa, Ibas juga turut mengingatkan agar masyarakat bisa terus semangat, senantiasa belajar, dan berdoa dalam meraih kemenangan bersama. (***)

Komentar