Surabaya – Ketua Komite IV DPD RI Hj Elviana mengatakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN diantaranya penempatan dana PEN pada perbankan, diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
Demikian dikatakan Elviana dalam Focus Group Discussion (FGD) dan Kunjungan Kerja Pengawasan Pelaksanaan Penyaluran Dana Program PEN, Sektor Perbankan Daerah, ke Provinsi Jawa Timur, Senin, (31/5/2021).
“Penempatan dana PEN di sektor perbankan untuk stimulus ekonomi diharapkan membantu bank dalam menaikkan permintaan kredit,” kata Elviana, didampingi dua Wakil Ketua Komite IV Casytha A. Kathmandu, dan Novita Anakotta, diikuti berbagai pihak terkait.
Komite IV DPD RI lanjut Elviana, mengapresiasi kondisi pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur di tengah pandemi COVID-19 ini. Meskipun pada TW I 2021 mengalami kontraksi (minus) 0,44 persen, namun masih lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Nasional dan DKI, Jawa Barat, serta Jawa Tengah.
Karenanya, Elviana menegaskan mendukung sinergi kebijakan antar-lembaga dan stakeholder terkait dengan program PEN di Provinsi Jawa Timur.
“Saran kami, perlu pelibatan Badan Pusat Statitik (BPS) pada penyediaan data program Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya dalam penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro (BUPM),” saran Elviana.
Terakhir, Komite IV DPD RI meminta perbankan penyalur dana PEN untuk melakukan percepatan penyaluran dana PEN di Provinsi Jawa Timur guna mendorong kinerja pertumbuhan ekonomi, dengan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.
“Komite IV DPD RI dengan Perbanas, OJK dan stakeholder terkait sepakat untuk bersinergi dalam melakukan pengawalan dan pengawasan, edukasi dan sosialisasi atas kebijakan-kebijakan sektor jasa keuangan terkait Pemulihan Ekonomi Nasional tahun 2021 kepada masyarakat dan daerah,” pungkasnya.







Komentar