SBT– Camat Kecamatan Siwalalat, Seram Bagian Timur (SBT) Pati Waraiya nyaris adu jotos dengan Bintara Pembina Desa atau Babinsa Desa Adabai di Kecamatan tersebut. Kejadian ini terjadi pada Rabu (16/6) lalu.
Keduanya terlibat cekcok mulut di pantai Desa Adabai yang merupakan jalur tranportasi di Kecamatan Siwalalat. Perkelahian kedua viral melalui sebuah video di jagat media sosial Facebook.
Babinsa Adabai, Kopda Samsul Bahri Salampessy mengatakan, kejadian itu bermula ketika Camat Pati Waraiya mendatangkan buruh dari daerah Werinama untuk bongkar muat barangnya berupa cengkih di pelabuhan Desa Adabai.
Sikap Camat ini, menurut Kopda Samsul, membuat kelompok buruh lokal yang merupakan pemuda Desa Adabai kecewa, mereka kemudian mengadu ke Samsul selaku Babinsa.
“Pemuda Adabai melaporkan hal tersebut di Babinsa. Setelah Babibsa mendatangi Pak Camat di Pelabuhan Adabai terjadilah cekcok mulut antara mereka berdua sampai-sampai pa Camat mencaci-maki,” kata Kopda Samsul ketika dihubungi Liputan, Jumat (18/6).
Kopda Samsul mengatakan, Camat terlihat arogan. Bahkan nyaris adu jotos dan mencaci maki Kopda Samsul.
“Pak camat mencaci maki pak Babinsa, namun Pa Babinsa tidak arogan untuk membalas Pak Camat” ujar Samsul.
Samsul menyayangkan sikap Camat yang arogan tersebut. Setidaknya sebagai pemimpin, Pati Waraiya menunjukan sikap yang berwibawa.
“Jangan dengan jabatan mu sebagai camat lalu mau menginjak-injak rakyatmu sendiri. Jangan dengan jabatan mu sebagai camat lalu tidak menghargai aparat TNI,” ujar Samsul.
Kopda Samsul mengatakan, pelabuhan di Desa Adabai menjadi lapangan kerja sendiri bagi pemuda di desa tersebut. Mereka membentuk kelompok buruh yang siap bongkar muat barang dagangan yang masuk.
Sementara Camat Siwalalat yang membawa sebanyak 2 ton cengkih, ikut membawa buruh dari Werinama.
“Sedangkan camat sendiri tidak memberikan lapangan pekerjaan buat rakyatnya. Dimana hati nurani pa camat Siwalalat,” ungkapnya.
Liputan masih berusaha menghubungi Camat Siwalalat namun hingga kini balum tersambung. (*)







Komentar