Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar memastikan lingkungan DPR RI bukan klaster penyebaran Covid-19. Sebab lingkungan MPR/DPR dan DPD ini, selalu disterilisasi secara berkala sebagaimana yang ditetapkan dalam protokol kesehatan (Prokes).
“Pada umunya DPR bukanlah klaster penyebaran, yang positif pun kemungkinan besar terjangkit di luar Kompleks DPR. Baik Anggota DPR RI, ASN maupun PPNASN dan TA-SA,” ujar Indra, kepada wartawan, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (25/6/2021).
Setelah digunakan, lanjutnya, ruang rapat selalu disterilisasi. Setiap minggu secara rutin ruang rapat juga disemprot disinfektan.
Dalam kesempatan jumpa pers kali ini, Indra juga menginformasikan update Anggota DPR RI dan karyawan di lingkungan Setjen DPR RI yang mendapat status positif Covid-19.
“Secara keseluruhan yang terdata di kami, sampai dengan 25 Juni 2021, sekitar 154 orang secara keseluruhan. Saya perlu jelaskan dari 19 Anggota DPR, 10 sudah dalam proses penyembuhan. Bahkan tadi pagi saya sudah bertemu beberapa anggota dan kondisinya sudah sangat baik,” ungkap Indra.
Indra merinci, dari 154 yang dinyatakan positif Covid-19 terdiri dari 19 Anggota DPR, 36 orang PNS, dua orang diantaranya sudah sembuh. Kemudian dari PPNASN 44 orang, delapan orang sudah sembuh, sementara dari tenaga ahli ada 23 orang, dan petugas kebersihan ada 32 orang.
Indra menambahkan, semua yang dinyatakan positif tidak melakukan aktifitas di lingkungan DPR. “Dari semua data yang masuk ke kami, hampir sebagian besar, semua aktifitasnya sudah tidak ada di Senayan. Dalam beberapa waktu ke belakang, sudah ada yang work from home (WFH). Dan Anggota DPR juga lebih banyak di daerah pemilihan,” imbuhnya.







Komentar