Senator Muhammad Idris S Wafat, Sekjen: DPD RI Kembali Berduka

Liputan.co.id, Jakarta – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kembali berduka menyusul wafatnya Senator dari Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Idris S, Minggu, 18 Juli 2021.

Sebelumnya, Kamis 8 Juli 2021, dukacita juga menyelimuti DPD RI karena Senator Hj Suriati Armaiyn asal Maluku Utara, juga menghembuskan nafas terakhirnya.

Kabar duka tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPD RI Rahman Hadi, dalam keterangan persnya, Senin (19/7/2021). “Kita semua turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah Bapak Drs. K.H. Muhammad Idris S,” kata Rahman.

Keluarga besar DPD RI lanjutnya, sangat kehilangan sosok Muhammad Idris. “Semoga Allah SWT menerima segala amal kebajikan beliau dan mengampuni segala kekhilafannya. Aamiin ya Robbal’alamiin,” tutur Rahman.

Muhammad Idris S merupakan Anggota DPD/MPR RI daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Timur Periode 2019-2024. Beliau wafat pada hari Minggu 18 Juli 2021/ 9 Dzulhijjah 1442 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Beliau dilantik pada Jumat,11 Desember 2020, sebagai anggota DPD RI dari Kalimantan Timur periode 2019-2024, menggantikan Awang Ferdian Hidayat yang mengundurkan diri sebagai anggota DPD RI karena maju di Pilkada Kabupaten Kutai Timur.

Senator Muhammad Idris S duduk di Komite I, Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) dan Kelompok DPD RI di MPR RI. Beliau sering ditugaskan memandu doa dalam Sidang Paripurna DPD RI.

Pada pileg 2019, Muhammad Idris S meraih suara kelima yaitu sebesar 75.252 suara dari dapil Kalimantan Timur, SK pengajuan pergantian antar-waktu (PAW) serta pengangkatan Muhammad Idris S, telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo tanggal 6 November 2020, dengan nomor 113/P Tahun 2020.

Dalam daftar riwayat hidupnya, Muhammad Idris tercatat lahir di Pangkep, Sulawesi Selatan, 12 Juli 1954. Terlahir dari orang tua bernama Sinyo DG Maldang dan ibu bernama Samsang DG Marusi.

Almarhum meninggalkan istri bernama Hj Siti Hasajah, serta empat anak yaitu H Achmad, Siti Hapsah, Muhammad Ikhsan, Nur Ismiyati.[liputan.co.id]

Komentar