PAN Resmi Gabung Pemerintah, Qodari: Karena Sudah Tidak Ada Amien Rais

JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya resmi bergabung dengan Partai pendukung pemerintah, kepastian itu terungkap setelah Ketua Umum PAN Zulkifili Hasan bersama Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno ikut hadir dalam undangan pertemuan petinggi partai koalisi yang diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Rabu (28/9).

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari mengatakan ada banyak faktor yang mempengaruhi bergabungnya partai politik masuk kedalam sebuah koalisi baik oposisi maupun koalisi. Yakni; faktor kesamaan posisi politik atau oposisi pemerintah, kesamaan ideologi dan kedekatan konstituen.

“Sebetulnya ada satu variabel lagi, tapi jarang disadari ya dan jarang ditulis, tapi sebetulnya penting yaitu kenyamanan individu atau kenyamanan pribadi antara pimpinan suatu partai politik katakanlah dengan Presiden sebagai pemimpin koalisi,” kata Qodari, Kamis (26/8)

Qodari melihat peran Zulkifili Hasan selaku Ketua Umum PAN semenjak 2019 sebelum Pilpres digelar, sudah nyaman dan dekat dengan Presiden Joko Widodo, namun terhalang untuk berkoalisi dengan Jokowi sebab adanya sosok Amien Rais yang masih bercokol di tubuh PAN.

“Saya melihat peran atau variabel individu ini dan peran Pak Zulkifli itu sangat besar, jadi Pak Zulkifli itu memang bahkan semenjak 2019 sebelum Pilpres sebetulnya, menurut kabar memang merasa dekat dengan Pak Jokowi, tetapi waktu itu ada Pak Amin di internal PAN dan sangat berpengaruh,” ujar Qodari.

Qodari menambahkan, untuk menghindari konflik dengan Amien Rais, Zulkifi mengalah demi menjaga kondusifitas internal partai karena sedang menghadapi Pemilu dan dapat menurunkan semangat para calon legislatif untuk berjuang.

“Demi menghindari konflik di internal PAN, saat yang tidak tepat, karena mau memasuki Pemilu dan menurunkan semangat caleg, maka kemudian Pak Zulkifli mengalah,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, kongres PAN V yang diselenggarakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, kembali memunculkan Zulkifli Hasan sebagai ketua umum terpilih untuk periode 2020-2025 menumbangkan Mulfachri Harahap sebagai Caketum dan Hanafi Rais sebagai calon Sekretaris Jenderal  yang didukung oleh Amien Rais.

Kekalahan itu membuat Amien Rais mundur dari PAN dan mendirikan Partai baru bernama Partai Ummat.

“Sampai kemudian dalam Kongres PAN yang kemarin bisa jalan begitu dan akhirnya ya Pak Amin Rais keluar dan  mendirikan partai sendiri yaitu Partai Ummat,” jelas Qodari.

Qodari menegaskan, ketidakhadiran Amien Rais didalam struktur PAN membuat Zulkifli Hasan menjadi lebih leluasa dan berani untuk menyatakan sikap mendukung pemerintah

“Nah sebetulnya ini menjadi variabel (individu) penjelas ya bahwa sebetulnya PAN itu dari dulu sudah mau bergabung dengan Pak Jokowi karena ada faktor Amien Rais akhirnya baru terwujud sekarang,” papar Qodari

“Jadi kalau ditanya apa sebabnya kalau mau sangat telak yaitu penyebabnya adalah karena Pak Amien Rais sudah tidak ada lagi di PAN,” Pungkasnya. (***)

Komentar