oleh

Berturut-turut 15 Kali, Setjen DPD RI Raih Opini WTP

Liputan.co.id, Jakarta – Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kembali memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat WTP itu diraih Setjen DPD RI untuk yang ke-15 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2006.

Perolehan predikat WTP tersebut memosisikan Setjen DPD RI menjadi salah satu instansi dari tiga lembaga yang memperoleh predikat WTP selama 15 kali berturut-turut. Dua lainnya adalah Mahkamah Konstitusi (MK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Tadi pagi, Kementerian Keuangan melaksanakan rapat kerja mengenai laporan pengelolaan anggaran dan belanja di setiap kementerian/lembaga dan pemerintahan daerah. Hasilnya DPD RI masuk dalam tiga lembaga negara yang secara berturut-turut 15 kali meraih penghargaan WTP,” kata Sekretaris Jenderal DPD RI, DR. Rahman Hadi, M.Si., dalam Konferensi Pers, di Lantai 4 Gedung B DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selasa (14/9/2021).

Atas perolehan prestasi ini, Rahman Hadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah ikut mendorong dan menyukseskan serta mempertahankan predikat WTP ke-15 kalinya berturut-turut.

Ia jelaskan, sejak berdiri 16 tahun lalu, Setjen DPD RI terus berusaha keras dan tertib administrasi untuk menyelenggarakan dukungan administrasi dan keahlian kepada DPD RI secara transparan dan berkeadilan. Termasuk dalam pengelolaan anggaran keuangan yang diberikan kepada DPD RI dalam setiap kegiatan dan program yang ada.

“Seluruh jajaran, kepala biro, pusat dan inspektur, berkomitmen untuk secara terus menerus dan berkesinambungan menjaga integritas dan menjaga tertib administrasi dalam rangka penyelenggaraan dukungan keahlian dan administrasi kepada kelembagaan DPD RI,” pungkasnya.

Deputi Bidang Persidangan Setjen DPD RI, Sefti Ramsiaty menambahkan, sebagai supporting system Setjen DPD RI akan terus berupaya untuk tetap menjalankan seluruh kegiatan yang berpedoman pada akuntabilitas keuangan negara. Menurutnya, seluruh jajaran kesetjenan senantiasa melakukan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap ke depan, dan dengan adanya dukungan semua, kita dapat terus bahu membahu menjaga lembaga ini untuk keberhasilan kita bersama, dan tentu saja untuk kemajuan negara kita ke depan,” harapnya.

Sedangkan Deputi Bidang Administrasi Setjen DPD RI, Lalu Niqman Zahir, mengatakan predikat opini WTP ke-15 kalinya merupakan prestasi tertinggi dalam pengelolaan keuangan negara di instansi pemerintah dan sebuah prestasi yang tidak mudah untuk diperoleh. Perolehan prestasi tersebut menunjukkan bahwa sejak dua tahun kelahirannya, Setjen DPD RI telah memilik iktikad untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel melalui perolehan predikat WTP yang pertama kalinya di tahun 2006.

“Ini menunjukkan bahwa kami punya komitmen bagaimana pengelolaan keuangan negara di lingkup Sekretariat Jenderal DPD RI ini benar-benar sesuai dengan tata aturan yang berlaku. Kita juga berupaya agar Setjen DPD RI bisa mendapatkan nol temuan. Kita juga berharap DPD berhasil menjadi lembaga yang paling cepat untuk melakukan tindak lanjut atas hasil temuan, dan ini komitmen kami,” ucapnya.[liputan.co.id]

Komentar