Liputan.co.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, mengatakan saat ini Kemnaker telah memperoleh penempatan CPNS dari generasi milenial yang cerdas, kritis, dan kreatif untuk mengakselerasi pembangunan bangsa di bidang ketenagakerjaan.
Ia juga meminta CPNS ini tidak hanya menunjukkan prestasi ketika latihan dasar ini saja, tetapi mempertahankannya dengan menunjukkan prestasi nyata dalam dunia kerja sesungguhnya.
“Apa pun jabatan saudara-saudari, hendaknya menjadi PNS yang profesional, berkarakter sebagai pelayan masyarakat. Pembangunan bangsa akan maju pesat apabila nilai-nilai Pancasila, bela negara, dan dasar PNS tidak hanya sekedar cita-cita serta slogan belaka,” kata Anwar Sanusi, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapus PPSDM, Helmiaty Basri, saat menutup Pelatihan Dasar CPNS, Golongan II angkatan 21 dan Golongan III angkatan 52 hingga 61 Tahun 2021, di Pusdiklat Kemnaker, Selasa (21/9/2021).
Anwar menjelaskan, metode pembelajaran dalam latihan dasar CPNS ini mengikuti pola Corporate University (Corpu) yakni 10 persen peserta belajar mandiri, 20 persen belajar dengan pendampingan coach, dan 70 persen memperoleh bimbingan mentor di tempat kerja. Cara ini sangat efisien dan efektif dalam mencetak CPNS menjadi PNS yang professional dan berkarakter sebagai pelayan masyarakat.
Ia berharap, pola Corpu ini perlu dikembangkan secara bergotong royong oleh PPSDM Ketenagakerjaan dan seluruh unit kerja di lingkungan Kemnaker. Dengan metode Corpu ini kita akan semakin mampu meningkatkan kualitas seluruh PNS Ketenagakerjaan secara efisien dan efektif.
“Harapan saya, agar metode Corpu ini dapat dikembangkan di seluruh unit kerja kita masing-masing. Nanti akan kita kelola dalam Manajemen Talenta yang sedang dikembangkan agar memiliki talenta-talenta ketenagakerjaan yang andal,” kata Anwar.
Diketahui, pada Juli tahun 2021, Presiden Joko Widodo telah meresmikan core values ASN Ber-AKHLAK dan employee branding “Bangga Melayani Bangsa“.
“Marilah kita, seluruh jajaran Kemnaker, mendalami core values ASN dan pedoman perilaku yang terkandung di dalamnya serta dapat menjabarkan dalam pedoman perilaku sesuai dengan tugas dan fungsi unit kerja masing-masing,” ucap Anwar.
Menurut Anwar, dalam arahannya, Menaker Ida Fauziyah meminta agar Kemnaker harus dapat mewujudkan Sembilan Lompatan Besar guna merespon berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam sistem digitalisasi yang berimplikasi kepada sistem ketenagakerjaan. Kolaborasi, tanggungjawab, kerja keras adalah modal awal untuk menjawab tantangan tersebut.
Anwar menyampaikan rasa terimakasih kepada PPSDM Ketenagakerjaan, Widyaiswara, pimpinan unit kerja yang telah bersedia menjadi mentor bagi CPNS ini, sehingga proses aktualisasi nilai nilai dasar dapat terimplementasi dengan baik.
“Kepada para peserta yang mendapatkan predikat sangat memuaskan, jangan cepat berpuas diri. Begitupun yang mendapatkan predikat memuaskan jangan berkecil hati. Tetap semangat tantangan ke depan semakin besar,” ucapnya.
Penutupan Latihan Dasar CPNS Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2021 ini dilakukan serentak bagi 413 CPNS yang dilakukan secara daring dan luring serta dibagi dalam 6 gelombang latihan dasar.[liputan.co.id]







Komentar