oleh

83 Peserta PON Papua Positif Covid, DPR: Segera Lakukan Tracing ke Semua Pihak

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo menyoroti 83 kasus Covid-19 yang ditemukan selama gelaran PON XX Papua.

Menurutnya, diperlukan adanya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Papua tidak meluas dan dapat dikendalikan.

“Kemudian juga perlu dilakukan langkah-langkah mitigasi melalui isolasi dan tracing kepada seluruh pihak. Baik itu atlet, official juga kepada para pelatih agar Covid-19 tidak meluas,” kata Rahmad Handoyo dalam perbincangan, Selasa (12/10).

Selain itu, politisi PDIP ini menegaskan, evaluasi terhadap pelaksanaan juga perlu dilakukan. Apalagi, berdasarkan laporan, penyebaran Covid-19 terjadi di tempat makan. Juga di tempat penginapan yang rata-rata per kamarnya dihuni oleh empat orang.

“Nah potensi-potensi seperti itu harus segera di evaluasi agar bisa dimitigasi dengan cepat dan dikendalikan dengan cepat,” tegas Rahmad Handoyo.

Terakhir, dia mengimbau, pihak-pihak yang terlanjur positif agar segera dilakukan langkah cepat dan tepat melalui isolasi yang maksimal.

“Saya kira itu sudah dilakukan dengan baik di sana, tinggal yang lain adalah bagaimana agar yang sudah positif itu sudah diisolasi dan jangan sampai menular dan menjadi bola salju di daerah yang lain. Artinya apa bagi yang sudah positif ya lakukan isolasi yang maksimal sampai waktu yang tepat,” kata Legislator Dapil Jawa Tengah V ini.

Untuk diketahui, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ada 83 orang yang terpapar Corona di PON. Pihak yang terpapar dari atlet hingga wasit.

“Evaluasi penyelenggaraan PON Papua, per 10 Oktober, hari ini nanti di-update Pak Menteri Kesehatan. Sekitar 83 (terpapar),” kata dia.

“Sampai kemarin itu ada 65 yang terkonfirmasi positif. Atletnya 72%, ofisial 23%, coach 1,5%, wasit 1,5%, dan masuk wartawan yang meliput,” sambung Airlangga.

Dia mengatakan penularan tersebut paling banyak terjadi di cabang olahraga judo dan sepatu roda, yakni 9 kasus. Setelah itu, terjadi di cabor motocross, panahan, hingga kriket. (***)

Komentar