oleh

Komisi X DPR Desak Pemerintah Segera Perkuat LADI

Liputan.co.id, Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mendesak pemerintah segera memperkuat keberadaan Lembaga Anti-Doping Indonesia atau LADI. Menurutnya, penguatan LADI ini menjadi konsen Komisi X DPR RI sesuai amanat Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) pasal 85 tentang doping.

Desakan tersebut disampaikan Syaiful dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Sukses Tim Thomas Cup Tanpa Kibaran Merah Putih, Ada Apa?, di Media Center, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB itu mengungkapkan, dalam pasal 85 UU SKN tentang Doping, khususnya ayat 3 secara tegas mengatur bahwa pengawasan doping dilakukan pemerintah.

“Anti-doping menjadi konsen Komisi X DPR RI. Mestinya, Indonesia bisa lolos dari sanksi jika LADI serius mengirimkan sampel pengiriman doping dalam tenggat waktu 21 hari, seperti yang diminta oleh Badan Anti-Doping Dunia atau World Anti-Doping Agency (WADA) untuk pengiriman sampel doping. Sehingga, Indonesia dalam Piala Thomas Cup dapat mengibarkan bendera Merah Putih,” ujar Huda.

Namun demikian, Syaiful tetap mengapresiasi langkah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang langsung membentuk tim akselerasi dan investigasi terkait mempercepat penanganan sanksi WADA terhadap LADI tersebut.

“Saya mengharapkan, dalam investigasi tersebut menghasilkan progres untuk Indonesia dapat segera keluar dari sanksi atau banned WADA ini,” pungkas Huda.[liputan.co.id]

Komentar