Relawan Anies Menggurita, Pakar: Punya Potensi untuk Dicalonkan Capres

JAKARTA – Dosen Komunikasi Politik Institut Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) Ariawan menilai, kemunculan relawan calon Presiden (Capres) akhir-akhir ini sangatlah wajar, karena tidak lama lagi bangsa Indonesia masuk dalam tahun politik.

Apalagi, para relawan ini menilai figur yang diusung itu sangat layak untuk diperkenalkan ke publik karena dinilai tepat menjadi Capres.

“Relawan yang mengusung Capres tertentu ini pada posisi yang wajar, karena memang sudah mau masuk tahun tahun politik yang mana setiap Calon, atau kandidat bahkan orang-orang yang punya potensi untuk dicalonkan sudah sewaktunya untuk menunjukan diri,” kata Ariawan kepada Liputan.co.id, Sabtu 20 November 2021.

Menurut Ariawan, figur yang diusung oleh relawan ini banyak dari kepala daerah yang dinilai sudah memiliki bukti kerja melayani masyarakat, seperti saat ini banyak dideklarasikan oleh relawan adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kalau misalkan hari ini kenapa kepala daerah banyak yang dijagokan, karena memang hasil kerjanya sudah diketahui masyarakat,” ucapnya.

Anies yang tahun depan akan selesai masa kerjanya sebagai Gubernur DKI sudah waktunya dimunculkan oleh pendukungnya, agar masyarakat Indonesia lebih mengenalnya. Langkah ini, kata Ariawan menjadi cara sederhana untuk meningkatkan elektabilitas Anies menuju Pilpres 2024.

“Anies akan kehilangan panggung di tahun depan, jadi untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitasnya, ya harus muncul, karena Pemilu itu berlangsung di 2024, jadi ketika masuk ke 2023 sudah kehilangan momen karena sudah tidak menjabat,” jelasnya.

Elektabilitas Anies yang masih baik sangat terbuka untuk dipinang oleh partai politik, baik sebagai Capres atau Cawapres untuk mendampingi pimpinan partai mereka misalnya.

“Anies yang punya potensi untuk maju atau dimajukan pada posisi ini sudah selayaknya dilirik oleh partai politik jika elektabilitasnya tinggi, apalagi dia bukan dari parpol,” ungkapnya.

“Nah itu salah satu nilai yang bisa dilirik oleh Parpol baik sebagai Capres atau Cawapres,” tambahnya.

Lebih jauh pakar komunikasi politik ini, Anies dan figur lainnya memiliki hak yang sama sebagai warga negara Indonesia untuk maju sebagai Capres atau Cawapres di Pilpres 2024.

“Kita pada hakektnya, siapapun warga negara yang ingin maju tentu memiliki hak yang sama, bahkan ketika warga mendukungnya seperti relawan tentu itu hak mereka sebagai warga negara,” pungkasnya. (***)

Komentar