JAKARTA – Ada hal menarik saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui massa demo dari buruh yang menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di depan Kantor Balai Kota Jakarta pada, Kamis 18 November 2021.
Saat bertemu massa aksi, Anies diteriaki oleh pendemo sebagai ‘Presiden Indonesia’. Massa buruh yang tergabung dalam FSP LEM SPSI itu sebelumnya sudah melakukan aksi beberapa pekan kemarin.
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu sempat berdialog dengan buruh. Dalam dialog itu, Anies janji akan membantu para buruh dengan cara mengurangi biaya hidup mereka.
“Kita di Jakarta akan ikhtiarkan membantu di aspek pembiayaan, supaya biaya hidup di Jakarta bisa lebih kecil. Sehingga teman-teman semua bisa menampung dan harapannya kesejahteraan bisa meningkat,” kata Anies.
Usai berdialog, orang nomor satu di DKI Jakarta itu mengajak para buruh untuk bernyanyi. “Sebelum kita akhiri, boleh enggak bernyanyi bersama-sama, padamu negeri,” ajak Anies.
Di sela-sela itu, sejumlah buruh meneriakkan dukungan kepada Anies. “Hidup Presiden Indonesia,” teriak para buruh.
Selain itu juga terdengar teriakan, “Terima kasih presiden Republik Indonesia Anies Baswedan!”
Diketahui, ratusan buruh itu memenuhi Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka berorasi melalui mobil komando. Selain itu, mereka memarkir kendaraan bermotor di tengah jalan. Akibatnya, jalan tersebut tidak bisa dilalui. (***)







Komentar