MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Semenjak Maret 2021 lalu Pemerintah Provinsi Maluku mulai lakukan ekspor biji pala perdana langsung ke luar negeri. Ekspor bahan rempah tersebut merupakan eksport perdana setelah puluhan tahun hasil pala dari Maluku hanya didrop ke Surabaya.
Merespon itu segala kebijakan dan usaha dilakukan Pemerintah tak terkecuali anggota DPR RI dapil Maluku asal Fraksi NasDem, Ir. Abdullah Tuasikal.
Tuasikal ingin para petani pala untuk melakukan persiapan terbaik terutama soal bibit pala dan proses penanaman hingga pasca panen menghsilkan pala berkualitas ekspor.
Mendukung hal tersebut Abdullah Tuasikal yang sering dipanggil AT itu melakukan kerja sama dengan Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Ambon lakukan bimbingan teknis pengelolaan tanaman pala.
“Bimbingan teknis ini bicara soal pala. Kita tahu potensi Maluku soal pala dan cengkeh. Dulu, Eropa jajah Indonesia karena pala dan cengkeh. Ini kearifan lokal kita jaga dan mulai tanam dengan kualitas bibit yang bagus. Enam tahun kedepan kalau sudah ditanam hari ini itu sudah panen,” ujar AT saat buka Bimbingan Teknis Pengelolaan pala di Dusun Haruo, Negeri Rutah, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, Kamis 9 Desember 2021.
Saat ini kata AT, Pemerintah Maluku harus siap begitupun petani di Maluku terutama di Seram untuk bagaimana buah pala pasca panen memiliki kualitas tinggi sehingga bisa dapat diekspor.
“Sekarang sudah bisa ekpsor pala. Pada Maret lalu pemerintah ekspor 21 ton. Ini potensi yang harus bapak ibu manfaatkan. Oleh karena itu kenapa kita ada di sini, karena saya punya kewajiban beri bimbingan teknis (lewat karantina pertanian Ambon) agar masyarakat mengerti soal pala dari tanam dan bibit yang bagus menghasilkan buah yang berkualitas ekspor,” harapnya.
AT yang pernah jabat Bupati dua periode itu mengatakan untuk 2021 ini ribun bibit pala unggulan telah dibagikan kepada para petani.
Ia berharap pemberian bibit pala atas kerja sama dengan Kementerian Pertanian itu dapat dimanfaatkan dengan baik terutama memastikan cara tanam dan perawatan sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan.
“Tahun ini ada puluhan ribu anakan palah sudah saya serahkan kepada para petani. Dan saya tidak hanya serahkan begitu saja tapi saya hadir juga untuk berikan pemahaman agar bagaimana bapak ibu bisa tanam pala dengan baik sehingga menghasilkan pala yang baik pula,” tandasnya.







Komentar