Ini Alasan Golkar Gelar Perayaan Natal Nasional di Kota Salatiga

JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP)  Partai Golkar akan gelar Perayaan Natal Nasional di Kota Salatiga, Jawa Tengah selama tiga hari berturut-turut yakni 27, 28 dan 29 Januari 2022.

Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional Partai Golkar Lamhot Sinaga, penunjukan Kota Salatiga sebagai lokasi berlangsungnya Natal Nasional ini atas keputusan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Selain itu, Kota Salatiga merupakan salah satu kota dengan toleransi yang sempurna di Indonesia.

”Pak Airlangga yang menunjuk langsung Salatiga sebagai tempat digelarnya perayaan Natal Nasional ini. Selain itu, Salatiga kota toleransi di Indonesia,” kata Lamhot Sinaga dalam Konprensi pers di ruang Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara I DPR RI, Selasa (25/1).

Dijelaskan Anggota Komisi VII DPR RI itu, perayaan Natal ini juga diisi dengan kegiatan sosial antara lain pengobatan gratis,  pembagian sembako dan vaksinasi. Bahkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto secara khusus akan memberikan beasiswa. Kepada beberapa mahasiswa/mahasiswi berperestasi.

Lamhot yang didampingi Sabastian Salang memastikan panitia penyelenggara akan mengundang Walikota Salatiga, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam gelaran Natal Nasional itu, Lamhot memastikan Airlangga akan memberikan kuliah umum dengan mahasiswa di Salatiga tentang manajemen bisnis.

”Dimasa pandemi ini, banyak mahasiswa yang mengalami kesukitan dalam biaya kuliah.  Karena Pak Airlangga akan memberikan biaya pendidikan kepada. Mahasiswa/mahasiswi berprestasi,” jelas Lamhot.

Ditanya soal penunjukan Kota Salatiga (Jateng) yang merupakan basis PDI Perjuangan untuk menggelar Natal Nasional ini, Lamhot menegaskan hal tersebut adalah ide dari Airlangga.

”Saya yakin Pak Airlangga punya petimbangan kenapa ditunjuk Salatiga sebagai tempat untuk menggelar Natal Nasionak ini,” ungkapnya.

Meski Jateng merupakan basis PDI Perjuangan, namun Lamhot berharap agar kegiatan Natal Nasional ini tidak dikaitkan dengan politik. “Tidak ada agenda politik.  Ini Murni dari Pak Airlangga,” tegasnya.

Apalagi, lanjutnya kegiatan keagamaan ini merupakan kegiatan reguler. Artinya setiap tahun diselenggaralan dan ditempat berbeda.  Tahun 2019 di Wilayah Barat, 2020 di wilayah Timur dan tahun ini di wilayah tengah.

”Untuk perayaan kali ini di Jawa Tengah dan ditunjuk Salatiga karena daerah ini dikenal masyarakatnya paling toleran,” tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Sabastian Salang yang ditunjuk sebagai Stering Commite (SC). Menurutnya perayaan Natal ini jangan dikaitkan dengan politik.  ”Perayaan Natal nasional ini wujud dari partai Golkar sebagai rumah bagi semua elemen masyarakat,” katanya.

Sabastian yang juga pengurus DPP Golkar berharap kegiatan Natal ini harus dirasakan oleh masyarakat sekitar. ”Kasih Natal harus dirasakan oleh orang lain,” ucapnya.

Ditanya apakah akan ada deklarasi pencalonan Airlangga sebagai Capres 2024, Sabastian mengatakan tidak ada agenda politik seperti melakukan deklarasi.

”Ini murni perayaan kegiatan keagamaan.  nggak ada deklarasi-deklarasian meski kita susah menetapkan Airlangga sebagai Capres 2024,” tutupnya. (***)

Komentar