Berhasil Merawat Persatuan di Jakarta, Kader Muda PPP Sebut Anies Tokoh Bangsa

JAKARTA – Kader muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bansa Hadi Sella mengakui keberhasilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam merawat persatuan di Jakarta.

Menurut Sella, Kota Jakarta yang dihuni oleh berbagai masyarakat dari berbagai suku, ras dan agama membutuhkan sosok pemimpin yang cerdas, sabar dan mampu menyatukan perbedaan. Pasalnya, Jakarta sebagai miniatur Indonesia selalu menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia, hingga membutuhkan pemimpin yang cerdas.

Dikatakan Sella, pemberian gelar tokoh persatuan dan pembangunan yang diberikan kepada Anies sudah tepat, karena hal itu telah melewati kajian matang.  

“Hemat saya, gelar kehormatan yang diberikan PPP kepada Anis tentu tidak terlepas dari kajian yang matang soal kiprah dan Trac record Gubernur DKI Jakarta ini,” kata Sella dikutip dari KBA News di Jakarta, Jumat 4 Februari 2022.

Menurut Sella, Anies Baswedan merupakan salah satu tokoh bangsa yang kini menjadi magnet, setelah adanya perpecahan ditengah-tengah publik baik masalah politik, agama (intoleransi) hingga masalah lainnya. Namun, Anies mampu menjaga perbedaan tersebut.

“Jadi menurut saya, itu bentuk apresiasi PPP kepada salah satu tokoh bangsa yang telah mendedikasikan dirinya untuk merawat persatuan dengan pembangunan,” ucapnya.

Terkait dengan kinerja Anies memimpin DKI Jakarta, Sella mengakui mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu berhasil membawa Jakarta untuk bersaing dengan kota-kota besar dunia. 

“Sejauh yang saya ikuti dari media, Anis cukup mendapat apresiasi positif dari masyarakat Jakarta atas sejumlah capaiannya,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilantik sebagai tokoh Persatuan dan Pembangunan oleh DPD PPP DKI Jakarta. Alasan Anies disebut sebagai tokoh persatuan dan pembangunan tak lepas dari prestasi yang ditorehkan olehnya selama memimpin DKI Jakarta.

Salah satu dari berbagai prestasi Anies adalah program vaksinasi 100 persen yang digalakkan Pemprov DKI, hingga kepedulian terhadap warga difabel.

Komentar