JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir pada momentum Imlek tahun 2022 berkesempatan silaturahmi dengan umat Tionghoa yang merayakan Imlek di Vihara Amurva Bhumi, Vihara Sila Paramita, Vihara Ekayana Arama, Vihara Toa Se Bio dan Vihara Dharma Bhakti. Dalam kesempatan tersebut, Erick bertekad untuk terus menyebarkan kebaikan untuk sesama.
“Masing-masing dari kita memiliki peran masing-masing di tahun yang baru ini. Langkah kecil menyebarkan nilai solidaritas, cinta kasih, dan toleransi, akan berdampak besar untuk bangsa ini,” kata Erick Thohir yang dikutip di akun Instagram pribadinya @erickthohir Rabu (2/2/2022).
Pada momentum Imlek kali ini, Erick Thohir berharap masyarakat Indonesia terus menjaga silaturahmi antar sesama anak bangsa, karena salah satu kekuatan bangsa Indonesia adalah perbedaan, dan simbol persatuan itu sudah ada sejak bangsa ini berdiri yakni Bhinneka Tunggal Ika.
“Bhinneka Tunggal Ika adalah sebuah karya nyata dari bangsa Indonesia, bahwa perbedaan adalah kekuatan dari bangsa kita. Kita harus jaga terus silaturahim, saling menghormati bahwa perbedaan itu adalah kekuatan,” kata Erick Thohir
Menurut Erick Thohir, bangsa Indonesia telah diproyeksikan akan menjadi negara nomor empat terbesar di dunia. Tetapi untuk mencapai hal itu butuh kerjasama antar masyarakat dengan menerima semua perbedaan yang ada di bangsa ini.
_Unity in Diversity_ kata Erick Thohir, menjadi semboyan bagi seluruh masyarakat di dunia. Bersatu di tengah keberagaman ini juga telah menjadi semboyan bagi bangsa Indonesia melalui Bhineka Tunggal Ika yang dikenalkan oleh para pendiri bangsa.
“Founding father kita, pak Soekarno, Pak Hatta yang membuktikan bahwa inilah Bhineka Tunggal Ika, pancasila, NKRI menjadi sebuah kekuatan,” ucapnya.
“Tidak mungkin ekonomi kita tumbuh kalau masyarakat sendiri tidak menjaga kerukunan. Ini menjadi penting,” tambahnya.
Orang nomor satu di Kementerian BUMN ini kemudian meminta waktu kepada para pemuka agama (Bikshu) untuk bertukar pikiran tentang memperbaiki kembali kawasan Borobudur, dan meningkatkan kembali perekonomian dengan menggenjot pariwisata di Borobudur, dan tetap menghidupkan UMKM di sana.
“Borobudur ini sekarang tingkat penurunannya sudah terlihat, karena banyaknya yang naik. UNESCO sudah mengingatkan kita, akhirnya nanti mungkin kalau ada waktu mau tukar pikiran bagaimana ekosistem di Borobudur ini kita perbaiki, UMKM nya tetap hidup, wisatanya tetap datang tapi Borobudurnya tidak rusak,” jelasnya.
Erick Thohir pun yakin bahwa di tahun baru Imlek ini menjadi kebangkitan bangsa Indonesia, sebagaimana yang ada pada tema Imlek tahun 2022 yakni Macan Air yang melambangkan simbol keberanian dan suci.
“Gong XI Fa Cai selamat tahun baru Imlek, tentu di tahun macan air ini adalah tahun yang justeru harus menjadi kebangkitan bangsa kita karena macan tentu simbolnya berani, air tentu teduh, dingin, bersih, suci,” tutup Erick Thohir. (***)







Komentar