JAKARTA – Kehadiran ribuan relawan Anies Baswedan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin menguatkan opini publik, bahwa Gubernur DKI Jakarta itu bakal maju sebagai calon Presiden (Capres) di Pilpres nanti.
Hingga saat ini, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu belum bergabung dengan partai politik, hingga dia diragukan bakal lolos sebagai Capres karena belum ada rekomendasi partai politik (Parpol).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Rimbo Bugis mengatakan, dengan kekuatan dukungan dari masyarakat Indonesia menjadi kekuatan baru kepada Anies, serta menjadi alasan dukungan Parpol kepada Anies.
“Rekomendasi partai pasti di dapat, karna kalau kita lihat aja dinamika partai sekarang, dan dukungan masyarakat kepada Anies ya,” kata Rimbo dikutip dari KBA News di Jakarta, Selasa 8 Maret 2022.
Menurut Rimbo, ada tiga partai politik yang dipastikan terdepan mendukung Anies, yakni PKS, Partai NasDem dan Partai Demokrat. Tiga partai ini, kata Rimbo sejauh ini terlihat sangat baik ke Anies, terutama Partai NasDem dan PKS. Selain itu, posisi Demokrat yang berada di luar koalisi Pemerintah menjadikan peluang besar untuk mengusung Anies Baswedan.
“Ada PKS, Nasdem dan Demokrat yang memiliki peluang untuk membentuk koalosi baru dan cenderung berada pada oposisi di luar Pemerintah,” ucapnya.
Rimbo pun mengakui jika Demokrat memiliki Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memiliki kans untuk maju sebagai Capres. Tetapi, sejauh ini elektabilitas AHY sebagai Capres masih jauh dari Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
“Demokrat dipastikan mengusung AHY sebagai Capres atau Cawapres, tapi popularitas dan elektabilitasnya jauh di bawah Anies dan ini menjadi peluang buat Anies untuk diusung Demokrat,” jelasnya.
Dikatakan Rimbo, sejauh ini hasil Pilpres itu tidak berbeda jauh dengan hasil-hasil survei lembaga survei kredibel. Olehnya itu, peluang Anies dan AHY atau kader partai NasDem dan PKS sangat jauh.
“Tokoh yang berpeluang adalah Anies Baswedan, kalau kita mau ikut mempercayai Pilpres berdasarkan hasil survei,” tutupnya. (RBA)







Komentar