LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin mendorong Pemerintah Desa se-Indonesia memberdayakan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes, sebagai mesin penggerak ekonomi sekaligus sentral inkubasi bisnis masyarakat desa.
Demikian dikatakan Sultan, saat menghadiri Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Asosiasi Pemerintah Desa atau Apdesi se-Indonesia, di Jakarta, Selasa (29/3/2022).
“Pada prinsipnya tak ada desa di Indonesia yang tidak memiliki potensi bisnis dan ekonomi. Di saat yang sama dukungan fiskal dan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah sangat berpihak pada desa, itu kekuatan dan peluang yang harus kita syukuri dan maksimalkan bersama,” kata Sultan.
Bekas Wakil Gubernur Bengkulu itu sangat mengapresiasi dukungan politik anggaran dan kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal yang selalu konsentrasi penuh terhadap kemajuan ekonomi Desa.
Sutan percaya, apa yang menjadi harapan Apdesi kepada Presiden hari ini akan menjadi komitmen DPD RI dan pemerintah untuk ditindaklanjuti.
Menurutnya, dengan semua potensi dan dukungan yang ada, desa berpotensi besar menjadi soko guru kemandirian dan kedaulatan ekonomi nasional, khususnya di sektor pertanian, kelautan dan perdagangan. Dan Hal itu akan menjadi mungkin dengan adanya dukungan digitalisasi pasar saat ini.
“Tidak mudah untuk mewujudkan mimpi kemandirian desa, namun itu sangat mungkin jika pemerintah desa memahami trend bisnis saat ini. Kuncinya adalah pada kolaborasi dan kepiawaian manajemen BUMDes dalam berinovasi. Sudah banyak desa yang membuktikan itu,” ujarnya.
Bekas Ketua HIPMI Bengkulu itu juga berharap agar anak muda dan lulusan perguruan tinggi bersedia masuk dalam struktur pengurus desa dan mengabdi dalam manajemen BUMDes. Karena progresivitas, inovasi digital dan semangat kolaborasi ada pada diri anak muda.
“Kami ingin semangat membangun Indonesia dari pinggir yang digalakkan oleh pemerintah saat ini menjadi blue print strategi pembangunan nasional yang selalu dipertahankan oleh kepemimpinan nasional selanjutnya. Jika desa-desa kita semakin inovatif, mandiri dan kuat maka otomatis ketahanan nasional kita pun akan kuat dan maju,” imbuh Sultan.[liputan.co.id]







Komentar