Hasil Kerja di Jakarta Memuaskan, Anies Layak Jadi Presiden

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai sangat layak menjadi calon Presiden (Capres) pada pemilihan Presiden (Pilpres) di 2024, setelah mampu membawa perubahan besar bagi Kota Jakarta selama menjabat empat tahun lebih.

Hasil kerja ini diyakini bakal menjadi modal utama mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu untuk maju bertarung di pesta demokrasi lima tahunan itu. Sebagaimana diketahui, empat tahun lebih memimpin DKI Jakarta semua janji politik Anies kepada rakyat Jakarta telah ditunaikan, ada yang sudah selesai direalisasikan dan ada yang masih dalam tahap pekerjaan.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Rimbo Bugis saat dihubungi mengatakan, persoalan kinerja untuk Anies Baswedan telah selesai usai berhasil merubah wajah Jakarta dan mampu menghadirkan keadilan bagi warga Jakarta, baik keadilan sosial, hukum hingga kesetaraan bagi seluruh umat beraga di Jakarta.

“Persoalan kinerja itu persoalan sudah selesai bagi saya dan buat saya Anies Baswedan itu memiliki kualitas untuk menjadi Presiden,” kata Rimbo saat dihubungi, Selasa 8 Maret 2022.

Meski memiliki hasil kerja yang memuaskan, magister ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Jakarta ini tidak menjamin Anies akan memenangkan Pilpres 2024, jika tidak mampu meyakinkan masyarakat Indonesia dan juga akan ada lawan-lawan berat seperti Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

“Apalagi kalau dipertanyaakan kinerjanya, Anies cukup berhasil bangun Jakarta. Tapi saya tidak terlalu yakin Anies akan menang di Pilpres karena lawannya berat dan harus kerja keras tim, dan bila lawan tandingnya Gajar Pranowo maka itu makin sulit,” ucapnya.

Menurut Rimbo, Ganjar memiliki basis masa yang jelas di Jawa Tengah sebagai kantong suara utama, dan di Jawa Timur yang menjadi basis PDIP. Meski Anies memiliki dukungan kuat di luar Pulau Jawa, namun Rimbo mengingatkan Anies dan para pendukungnya soal kemunculan Ganjar Pranowo di bursa Capres 2024.

“Gubernur Jawa Tengah itu masi terlalu kuat, rakyat Jawa terlalu banyak untuk di hadapi Anies. Harus ada kerja keras dari pendukung Anies di semua daerah,” pungkasnya. (RBA)

Komentar