Punya Basis Pendukung Sama, Prabowo-Anies Dinilai Tidak Tepat

JAKARTA – Peluang Anies Baswedan menjadi Presiden makin terbuka lebar, jika merujuk pada beberapa hasil survei dari lembaga-lembaga survei nasional. Anies selalu berada di posisi dua besar figur yang layak menggantikan posisi Joko Widodo sebagai Presiden ke depan.

Peluang Anies yang terus menguat ini disarankan agar pandai mencari sosok pendampingnya. Direktur Executive Partner Politik Indonesia, AB Solissa mengatakan, peluang Gubernur DKI Jakarta itu terbuka lebar memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Kalau bicara peluang, Anies Baswedan memiliki peluang itu. Bahkan peluang Anies lebih besar dari Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto,” kata Solissa yang dikutip dari KBA News di Jakarta, Kamis 3 Maret 2022.

Disinggung soal peluang Anies berpasangan dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2022, Solissa menilai duet Anies-Prabowo atau Prabowo-Anies kurang begitu tepat, meski keduanya punya popularitas dan elektabilitas tinggi. Karena dua figur ini memiliki basis pendukung yang hampir sama.

“Kalau peluang Anies dengan Prabowo agak sulit untuk dipaketkan di 2024. Kendalanya cukup banyak. Pertama, keduanya dari kolam yang sama,” ujar Solissa.

Dijelaskan Solissa, segmen pendukung Prabowo Subianto dari Pilpres 2014 hingga 2019 berada di kanan, dan pendukung-pendukung tersebut sekarang berpindah ke Anies Baswedan. Artinya, kekuatan mereka jika benar-benar terwujud akan sulit untuk memenangkan Pilpres.

“Kita tahu segmen pendukung Prabowo di pilpres 2014 dan 2019 kebanyakan yang berada di kanan, sama dengan Anies.  Kedua, kalau keduanya dipasangkan, siapa yang diposisi Capres dan Cawapres? Ini juga problem serius,” jelasnya.

Menurut Solissa, Partai Gerindra akan bersikeras mempertahankan Prabowo Subianto sebagai Capres, sementara pendukung Anies pun akan melakukan hal yang sama lantaran elektabilitas dan popularitas Anies jauh lebih tinggi dari Prabowo.

“Prabowo tidak mungkin menjadi Cawapres, Anies pun begitu. Menurut saya, Keduanya tidak ideal untuk dipasangkan,” tutup Solissa. (RBA)

Komentar