Kecil Tingkat Penularan Hepatitis Akut, Kemenkes: Tapi Kita Tetap Perlu Waspada

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan tingkat penularan hepatitis akut di Indonesia relatif kecil. Karena itu menurut Nadia, sulit hepatitis akut ini menjadi pandemi.

“Kalau kita lihat tingkat penularan hepatitis akut ini, kecil sekali jadi pandemi. Tapi kita tetap perlu waspada,” kata Nadia, saat jadi narasumber dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Hepatitis Akut Mengancam, Bagaimana Antisipasinya?”, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) kata Nadia, memprediksi wabah hepatitis akut ini bisa ke posisi kejadian luar biasa karena belum tahu secara pasti jenis virus pemicu hepatitis akut berat ini.

Dijelaskannya, hepatitis akut ini menyasar anak-anak di bawah usia 16 tahun. Artinya kata dia, akan menyasar anak-anak dalam usia sekolah yang saat ini sudah penuh melakukan pembelajaran tatap muka.

Karena itu, kata Nadia, Kemenkes akan menggandeng Kemendikbud untuk mengedukasi para peserta didik. “Tidak perlu penutupan sekolah. Kecepatan dan pola penyebarannya berbeda dengan Covid19,” ujarnya.

Dia tambahkan, sejak April 2022, baru 27 negara yang melaporkan telah terjadi hepatitis akut. “Di Indonesia, baru 7 provinsi dari 34 provinsi ditemukan kasus hepatitis akut. Belum perlu meninjau pembelajaran tatap muka, karena khasusnya relatif kecil,” imbuhnya.

Komentar