Peranan Erick Thohir Dalam Agenda Strategis di Usia Seabad NU

JAKARTA – Peranan Erick Thohir dalam momentum peringatan Harlah NU diyakini akan mendorong kebangkitan ekonomi, pendidikan, tenokrasi dan lain-lain. Hal itu tercermin dari tagline “Kebangkitan Baru” yang menjadi spirit dalam peringatan Harlah Satu Abad NU.

Hal itu dikatakan Katib Aam PBNU Ahmad Said Asrori dalam merespon terpilihnya Erick Thohir yang diberi mandat oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Utama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Pengarah Peringatan Harlah Satu Abad NU.

Secara spesifik, Ahmad Said Asrori menyebut Erick memiliki peranan untuk memberikan pencerahan dan dorongan kepada warga NU untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja yang tinggi.

Selain itu, lanjutnya, kehadiran Erick dapat memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan tentang Ekonomi kepada para pengurus NU dan warga NU.

“Beliau sebagai inspirator tentang kemandirian ekonomi warga NU,” kata dia lewat pesan teks, Kamis (23/6/2022).

Oleh karena itu, pihaknya berharap, Harlah NU yang akan dipimpin Erick dapat berjalan dengan lancar, serta memberikan manfaat kepada bangsa.

“Harapannya ya berjalan dan berlangsung dengan baik, lancar dan sukses, memberikan manfaat yg besar untuk warga NU, dan Indonesia,” pungkasnya.

Senada dengan Ahmad Said Asrori, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU Faisal Saimima menyampaikan berbekal segudang pengalaman atau track record Erick Thohir ketika diamanahi sebagai ketua diberbagai kegiatan dan acara penting dengan tangan dinginnya Erick sukses besar dengan amanah yang diembannya.

“Ditunjuknya Pak Erik Thohir sebagai Ketua pengarah 1 abad NU adalah pilihan yang tepat. segudang pengalaman beliau miliki, event-event besar beliau tangani dengan sukses sehingga tidak hanya spektakuler di mata masyarakat Indonesia tapi Juga membuat terkesima warga dunia seperti Asian Games yang beliau tangani.” Ungkap Faisal.

Menurutnya sebagai pengusaha yang sukses Erick Thohir dapat menjadi daya dorong dalam menggerakkan serta memberikan sumbangsihnya untuk menciptakan kemandirian NU ke depan.

“Apalagi kita melihat latar belakang Pak Erick Thohir sebagai seorang pengusaha, tentu dengan ditunjuknya Pak Erick Thohir, maka tantangan akan kemandirian NU dan Kemandirian umat akan lebih mudah terjawab.” Tuntasnya.

Sebagai informasi bahwa tema yang diangkat dalam satu abad NU adalah “Merawat Jagat, Membangun Peradaban” sebagai wujud langkah besar NU dalam menghadapi beragam tantangan seperti menjaga tradisi keagamaan yang mengayomi di tengah ekstremisme ideologi; memperkuat umat agar secara optimal berkontribusi terhadap dunia yang lebih adil dan berkeadaban; terlibat aktif dalam kepemimpinan dunia yang berkeadaban; adaptasi terhadap pesatnya pertumbuhan ilmu dan teknologi yang mengedepankan kepentingan kemanusiaan; serta keterlibatan dalam menghadapi krisis iklim yang mengglobal.

Terdapat Ada 9 program dalam harlah NU yang mencakup NU Tech, pembentukan NU Women, Festival Tradisi Islam Nusantara, Anugerah Tokoh Nahdlah, Pekan Olahraga NU, Religion of Twenty (R-20), peluncuran Gerakan Kemandirian NU, Muktamar Fiqih Peradaban, dan Resepsi Satu Abad NU. (***)

Komentar