Abaikan Pengembangan SDM, Warga Labuan Bajo Dinilai Belum Siap Jadi Tuan Rumah Pariwisata

LIPUTAN.CO.ID, Labuan Bajo – Pembangunan pariwisata bukan hanya berbicara tentang pengembangan infrastruktur fisik seperti dukungan bandara, jalan, dan hotel.

Menurut Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi, perlu juga pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berada di suatu wilayah industri pariwisata. Dengan tidak dibangunnya kesadaran pada masyarakat sekitar, maka pariwisata berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

“Di Labuan Bajo ini belum ditumbuhkan bahwa wisata itu bagian dari mereka (masyarakat), hidup mereka itu dari wisata. Jadi mereka belum siap menjadi tuan rumah dari pariwisata,” kata Subardi, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI, ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/8/2022).

Mestinya lanjut politikus Partai NasDem itu, mestinya masyarakat lebih banyak dilibatkan dalam pengembangan pariwisata. Dengan begitu, kemajuan pariwisata tidak hanya akan menguntungkan para investor, tetapi juga berdampak pada kemakmuran bagi masyarakat yang berada di wilayah pariwisata tersebut.

“Dari kulturnya, budayanya. Dalam pariwisata itu budaya dijual. Dan di Labuan Bajo belum, sehingga ada jarak antara investor dengan masyarakat setempat dalam menikmati pariwisata di sini,” ujar Subardi.

Selain itu, Subardi juga mendorong penguatan sinergi pada seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengembangkan sektor pariwisata, baik pada transportasi, hotel, infrastruktur dan sebagainya.

“Jadi tidak jalan sendiri-sendiri. Maka dari sanalah akan terwujud tujuan nasional kita bagaimana mengembangkan lima destinasi wisata prioritas itu menjadi bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.” pungkas Subardi.[liputan.co.id]_(Fas)

Komentar