JAKARTA – Kepala Badan Riset dan Inivasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko memastikan pihaknya akan selalu mendukung dan menjalankan setiap arahan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, sebagaimana disampaikan dalam pidato sidang tahunan di MPR, DPR dan DPD RI soal kedaulatan pangan dan energi hingga kesehatan.
“Sejak awal pembentukan kami diminta fokus ke riset untuk mendukung kedaulatan pangan dan energi, termasuk di dalamnya adalah kesehatan. Langkah awal kami pasca selesainya integrasi bulan Januari 2022 adalah melakukan evaluasi dan penataan SDM dan infrastruktur riset sampai dengan Juli tahun ini,” kata Handoko saat dihubungi Liputan.co.id di Jakarta, Rabu (17/8).
Menurut Handoko, dengan modal Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur ini BRIN mampu mendorong percepatan riset, termasuk merealisasikan ekosistem riset dan inovasi melalui delapan skema mobilitas periset, dan sembilan skema fasilitasi riset dan inovasi.
“Misalnya, empat dari sembilan skema fasilitasi secara khusus untuk mendukung riset pangan (+ kesehatan) dan energi, yaitu fasilitasi ekspedisi dan eksplorasi, hari layar, pengujian produk inovasi kesehatan, pengujian produk inovasi pertanian,” ucapnya.
Dikatakan Handoko, BRIN bertanggungjawab atas pengelolaan dan pemanfaatan kehati Indonesia, mulai dari eksplorasi, identifikasi, konservasi, dan yang terpenting pemanfaatannya.
“Pemanfaatan ini yang menjadi fokus utama BRIN saat ini. Sehingga seperti disampaikan Presiden, ini tidak sekedar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri, tetapi juga untuk ekspor. Sehingga Indonesia tidak hanya memiliki ketahanan, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang di tengah krisis yang terjadi,” jelasnya.
Dalam konteks riset dan inovasi, lanjut Handoko, SDM menjadi kunci utama sehingga periode bonus demografi ini menjadi era krusial untuk mempercepat peningkatan kapasitas, dan kompetensi riset Indonesia.
“Untuk itu sejak 2021 BRIN telah mulai melakukan perekrutan periset dengan kualifikasi minimal S3, termasuk para diaspora,” pungkasnya. (***)







Komentar