LIPUTAN.CO.ID, Batam – Otoritas pengelola pelabuhan Batam Centre harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang ingin menyeberang. Pelayanan terbaik dipandang penting, mengingat Batam merupakan wilayah penyeberang ke Malaysia.
Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah, saat mengunjungi Batam Centre guna melihat langsung fasilitas, sarana prasarana, dan koneksi antar-stakeholder.
“Apalagi, Indonesia negara maritim, kita ingin dorong agar pelayanan di sini bisa menjadi yang terbaik. Sehingga, orang mau ke Singapura, Malaysia, atau mau ke negara-negara bisa melalui pelabuhan atau dermaga di Batam Centre ini. Kita mau manfaatkan secara maksimal sarana dan prasarana yang ada di sini,” kata Dimyati, Minggu (23/10/2022) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Dimyati berharap, pelabuhan Batam bisa terus berkembang, khususnya pada aspek pelayanan agar lebih cepat, prima, dan manusiawi.
“Seluruh stakeholders dapat berkoordinasi memberikan pelayanan yang terbaik. Kita dorong penggunaan angkutan laut lebih bagus lagi dan lebih mudah untuk bisa digunakan oleh masyarakat, karena ini merupakan salah satu publik transportasi yang cukup murah,” tegasnya.
Lebih lanjut, politikus PKS itu menjelaskan sejumlah temuan dari hasil Kunjungan Kerja BURT DPR RI ke Pelabuhan Ferry di Batam Centre.
Pertama, antrian pengunjung. Kedua, belum ada signal atau jaringan di negara tujuan, sehingga menghambat proses antrian di imigrasi. Ketiga, tempat yang masih kecil. Keempat, karantina.
“Apalagi di masa Covid-19, karantina bukan hanya untuk masyarakat yang Covid-19, tetapi yang ilegal juga. Hal-hal itu yang kita soroti dan minta stakeholders terkait untuk mencari solusi,” ujar Dimyati.
Anggota DPR dari daerah pemilihan Banten I itu juga menyoroti protokol di Pelabuhan Batam, agar memberikan pelayanan terbaik bagi publik dan pejabat. “Kalau di Angkasa Pura I dan II ada yang namanya Joumpa, kalau di sini belum ada. Namun, protokol langsung saja,” ucap Dimyati.
Untuk itu, pelayanan di pelabuhan harus terus ditingkatkan serta meminta BP Batam, imigrasi, ASDP, syahbandar, dan perusahaan swasta yang mengelola pelabuhan memberikan pelayanan angkutan laut yang terbaik. “Sehingga, orang senang menggunakan angkutan laut, yaitu Ferry karena lebih nyaman,” pungkasnya.[liputan.co.id]_(Fas)







Komentar