JAKARTA – Momen Megawati Soekarno Putri yang duduk bersama semeja dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rangkaian acara KTT G20 di Bali mendapat sambutan positif dari banyak pihak.
Anggota DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang mengatakan momen tersebut menunjukan jika Megawati mempraktekan langsung cerminan nilai Pancasila saat duduk semeja dengan SBY.
“Ini adalah pencerminan dari nilai-nilai Pancasila dan Ibunda Mega mencontohkan, mengajarkan kita untuk secara aktif, konsisten membumikan nilai-nilai butir Pancasila di Indonesia,” kata Junimart kepada wartawan, Rabu (16/11).
Wakil Ketua Komisi II DPR ini menjelaskan nilai Pancasila yang dimaksud adalah Megawati menunjukkan nilai solidaritas dan perdamaian persatuan dan kesatuan. Satu untuk semua, semua untuk satu.
“Megawati sebagai tokoh, sosok pemimpin perempuan yang mendunia menjunjung tinggi solidaritas dan cinta perdamaian untuk Indonesia maju sesuai cita-cita Bung Karno, Indonesia Raya, Indonesia bermartabat,” jelas Junimart.
Lebih lanjut, Junimart juga ikut mengkomentari warna batik yang dikenakan Megawati. Dalam pertemuan KTT G20 Bali itu, Megawati mengenakan corak batik berdasar biru, SBY batik biru muda, dan Jusuf Kalla (JK) mengenakan batik warna merah.
“Yang pasti merah itu warna perjuangan tanpa henti untuk rakyat, untuk Indonesia Raya,” kata Junimart.
Dia mengatakan yang saya perhatikan warna kesukaan Megawati sesungguhnya nuansa putih anggrek, seperti warna bunga anggrek favorit beliau.
“Ibu suka anggrek hidup berwarna putih dan tanam-tanaman untuk penghijauan dalam rangka kesehatan lingkungan hidup dunia, beliau bisa menanam pohon sampai ke Busan dan Seoul Korea Selatan,” ujarnya. (***)







Komentar