Mahyudin Dukung UNESCO Akui Erau Jadi Warisan Budaya Takbenda

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin menerima audiensi Putri Pendidikan 2022 Kalimantan Timur, Octa Trifiany.

Kedatangan Octa menemui Mahyudin terkait dengan upaya pelestarian budaya Erau, dengan menjadikannya sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda pada UNESCO.

Menurut Mahyudin, usaha para anak muda Kalimantan Timur, yang diwakili oleh Octa Trifiany itu sangat positif, dan harus didukung oleh semua kalangan yang mencintai budaya lokal.

“Pelestarian budaya Erau harus didukung, karena salah satu daya tarik Kalimantan Timur, yang khususnya di Kutai Kartanegara itu adalah pesta adat Erau. Dengan pelestarian adat Erau ini, diharapkan menjadi salah satu ciri khas budaya Kalimantan Timur,” kata Mahyudin,Kamis (12/1/2023).

Senator asal Kalimantan Timur itu juga meminta agar pemerintah daerah men-suport perjuangan untuk melestarikan budaya Erau.

Sebagai provinsi yang menjadi tempat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, pengakuan dunia internasional melalui UNESCO terhadap budaya Erau, merupakan kebanggaan tersendiri.

“Sebagai sesama warga Kalimantan Timur tentu kami sangat bangga jika budaya Erau diakui bukan hanya di dalam negeri namun juga dunia internasional. Apalagi budaya Erau, sangat layak sekali diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, mengingat Erau sering disandingkan dengan sejumlah Festival Folklore Internasional yang di koordinasi UNESCO,” katanya.

Senada dengan itu, Octa Trifiany dalam audiensi tersebut mengatakan pentingnya pelestarian budaya lokal seperti Erau. Ia berharap, Kalimantan Timur nanti tidak hanya dikenal sebagai provinsi yang menaungi Ibu Kota Nusantara, tetapi juga dikenal sebagai tempat yang kaya dengan kebudayaan lokal.

“Untuk itu, berbagai kebudayaan lokal di Kalimantan Timur seperti budaya Erau harus dilestarikan. Maka, melalui pengakuan UNESCO diharapkan kita semua dapat melestarikan dan budaya Erau dapat diwariskan ke generasi-generasi muda berikutnya,” katanya.

Octa yang juga duta UNESCO, merasa senang dengan tanggapan positif pimpinan DPD RI Mahyudin, sekaligus sebagai Senator asal Kalimantan Timur atas pelestarian budaya Erau itu.

Dukungan dari berbagai kalangan menurutnya akan menjadi penyemangat dalam perjuangan memperkenalkan budaya Erau di tingkat internasional.

“Kami sangat senang atas support dari Pimpinan DPD dalam hal ini Pak Mahyudin. Bagi kami, merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan untuk membawa kebudayaan Erau agar dikenal bukan hanya warga lokal, juga warga internasional ikut mengapresiasinya,” imbuhnya.

Komentar