LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung ingin memastikan semua tahapan Pemilu berjalan dengan baik, dan tidak ada gangguan apa pun, baik dari ekternal maupun internal.
Termasuk dari internal institusi penyelenggara Pemilu. Sebab kata Doli, publik turut mencermati penyelenggaraan Pemilu di tahun 2024 itu dan atensi masyarakat agar Pemilu berkualitas sangatlah tinggi.
“Karena sangat tingginya atensi, maka banyak rumor yang harus kita jawab. Kalau itu tidak ada masalah, ya sudah tidak perlu, tidak kita bahas. Tapi kalau itu mengganggu kinerja masing-masing penyelenggara Pemilu, maka tentu harus kita bahas bersama,” kata Doli, saat membuka Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri, KPU, Bawaslu dan DKPP, di Gedung Nusantara, Senayan Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Atas dasar itulah, lanjut Doli, Komisi II DPR RI menggelar rapat kerja, yang ingin memastikan semua tahapan Pemilu berjalan dengan baik, tidak ada gangguang apa pun.
“Itulah, kenapa teman-teman di DPR, khususnya di Komisi II bereaksi mengambil sikap setiap kali ada pernyataan-pernyataan yang tidak pada tempatnya. Konteksnya itu bukan karena hal-hal lain, namun kita ingin proposional, kita ingin suasana kondusif, tidak menjadi polemik di publik. Dan kita juga perlu mengetahui per hari ini persiapan yang kita lakukan untuk Pemilu di tahun 2024 dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017,” jelasnya.
Politikus Partai Golkar itu menegaskan tidak ingin ada asumsi-asumsi lain di luar yang sudah disepakati bersama dengan dasar hukum undang-undang tersebut.
“Jika ada asumsi lain di luar tersebut, maka semua rancangan yang dibuat atau disusun bersama sebelumnya itu hanya halusinasi. Sementara, hingga hari ini semua tahapan Pemilu yang telah dilakukan sampai hari ini, semuanya memiliki dasar hukum yang jelas,” pungkasnya.







Komentar