Ketua Bawaslu Absen Rapat Soal Putusan Penundaan Pemilu, PAN: Saya Kecewa

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meluapkan kekesalannya lantaran Ketua Bawaslu Rahmat Bagja tak menghadiri rapat kerja terkait putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menunda tahapan Pemilu 2024. Bawaslu seharusnya hadir karena polemik penundaan pemilu bukan hal sepele.

“Saya kecewa kepada Bawaslu, apalagi ketua Bawaslunya tidak hadir. Menjadi catatan penting menurut hemat saya sebagaimana dikemukakan pimpinan tadi, persoalan putusan pengadilan itu tidaklah sesuatu yang sederhana, bukan hanya tanggung jawab KPU saja,” kata Guspardi di ruang rapat di Kompleks Parlemen pada, Rabu (15/3).

Politikus PAN ini mengaku mendapat informasi jika Bagja dan anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty tengah berada di luar negeri. Menurut dia, agenda ke luar negeri bisa ditunda demi membahas polemik pesta rakyat tersebut.

“Kan bisa ditunda. Kami maaf saja tadi, sebetulnya kawan-kawan ini pengin ke luar negeri, maaf yang menentukan ke luar negeri adalah rapat internal, pada umumnya kawan-kawan berkehendak juga ke luar negeri,” kata dia.

Dia menilai isu penundaan pemilu yang diputuskan PN Jakpus bukan persoalan yang bisa dibiarkan. Pimpinan DPR bahkan memberikan atensi kepada anggota Komisi II agar menunda agenda ke luar negeri untuk membahas persoalan tersebut.

“Jadi persoalan ini bukan sederhana Bapak-bapak, sehingga pimpinan memberikan pemahaman kepada kami Komisi I, tunda dulu ke luar negeri itu, walaupun itu adalah hak. Namun, anehnya salah satu di antara penyelenggara itu adalah Bawaslu, ketuanya yang tidak hadir, ini ada apa?” ujar dia.

Guspardi mengingatkan sikap acuh ini seakan Bawaslu terkesan ingin pemilu ditunda. Padahal, Komisi II berusaha untuk mengawal kasus ini.

“Kami rapat ke V ini dari pagi, maraton, paling jeda makan dan salat, tolong diingetin ke Bawaslu beserta Lolly yang tidak hadir, yang perempuan itu,” kata dia. (***)

Komentar