LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI bekerjasama dengan PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM), pada Sabtu, 15 April 2023 nanti akan menggelar Peresmian Serentak Lahan Pertanian Cadangan Logistik Strategis Nasional, minimal di enam (6) Provinsi, dan 19 kabupaten dan kota di Indonesia.
Kegiatan tersebut menurut Presiden Direktur PT PPM Mardiyanto, akan dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan para kepala daerah, dimeriahkan oleh kesenian adat setempat.
“Untuk tahap awal direncanakan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Timur, dan Papua,” kata Mardiyanto, saat Konferensi Pers, di Menara Palma, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023).
Ikut mendampingi Mardiyanto antara lain Komisaris PT PPM Ahmad, VP Politik Komunikasi Pertahanan Ir. Tubagus Bagas Pamungkas, dan Direktur Investasi Bambang M Yasin, serta sejumlah pakar antara lain dari Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesia: Dr. Drs. Suyud Warno Utomo, M.Si, Drs. Raldi Hendrotoro Seputro Koestoer, M.Sc., Ph.D dan Dr. Bambang.
Sedangkan untuk kabupaten dan kota lanjutnya, adalah Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Barat, Lampung Timur, Tanggamus, Subang, Indramayu, Klaten, Cianjur, Wonogiri, Dumai, Rokan Hilir, Siak Kecil, Siak Besar, Raja Ampat, Kutai Kartanegara, Sukabumi, Garut, Pariaman, dan Pekanbaru.
Presdir PT PPM, Mardiyanto mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menjalankan amanah konstitusi yang menyebutkan bangsa Indonesia harus terlibat dalam mewujudkan perdamaian dunia.
“Salah satu cara yang kami jalankan adalah membantu Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan,” tegasnya.
Komisatis PT PPM Ahmad menambahkan, komoditas utama yang ditanam adalah jagung, sedang komoditas lain menyesuaikan dengan kondisi serta harapan masyarakat setempat.
Di acara yang sama, Dr. Suyud Warno Utomo dari Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI) menjelaskan, bahwa masyarakat juga perlu diedukasi, misalnya bagaimana cara memanfaatkan batang jagung dan kelestarian lingkungan.
“Program ini terus memperhatikan kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Sedangkan Ir. Tubagus Bagas Pamungkas, VP Politik Komunikasi Pertahanan dari PT PPM mengatakan bahwa ancaman perang berlarut di laut Cina Selatan serta perang Rusia-Ukraina selalu mengancam umat manusia, termasuk konflik-konflik di beberapa negara.
Dalam konteks itulah ujarnya, ketahanan pangan menjadi salah satu program kekuatan Indonesia menuju lumbung pangan nasional dan dunia.
Sementara itu Bambang M Yasin, mengatakan masyarakat terbantu dengan kegiatan ini dan setiap daerah juga bisa memenuhi kebutuhan pangan di daerahnya, sekaligus berkontribusi untuk ketahanan pangan di dalam negeri.
“PT Palma Pertiwi Makmur berposisi sebagai mitra-membangun cadangan pangan nasional, di tengah semakin berkurangnya lahan pertanian untuk kebutuhan perumahan dan kawasan industri,” ujarnya.
Mantan Bupati Dompu itu menegaskan, selain mengutamakan tanaman jagung, di masing-masing daerah juga diprioritaskan menanam komoditas pangan nantinya akan disesuaikan dengan potensi dan karakter lahan yang tersedia.







Komentar