LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, menilai hampir semua Program Strategis Nasional Food Estate tidak berhasil.
Hal tersebut dikatakan Khudari dalam acara Dialektika Demokrasi bertajuk “Menjaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran 2023”, di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4/2023).
“Proyek Strategis Food Estate, semuanya hampir tidak berhasil,” tegas Khudori.
Penyebabnya lanjut Khudori, karena program Food Estate itu dibuat secara instan.
“Padahal, untuk membangun lahan layak seperti sawah butuh waktu minimal 5 tahun. Apalagi hutan yang dirambah, lalu ditanam pangan, yang ngga jadi. Emangnya kita Abu Nawas?” pungkasnya.







Komentar