Jangan Sampai Demokrat Dirampok, Sjarifuddin Hasan: Kalau Dicopet …

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Profesor Sjarifuddin Hasan menyatakan jangan sampai Partai Demokrat dirampok.

Hal itu dikatakan Sjarif saat Diskusi Empat Pilar MPR RI bertajuk “Memaknai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6/2023).

“Jangan sampai Demokrat dirampok. Kalau dicopet mendingan, karena biasanya kita tidak tahu. Tapi kalau dirampok, kita kan tidak tahu,” tegasnya.

Terlepas dari dirampok atau dicopet, kata Pimpinan MPR RI itu, pada akhirnya sebuah kebenaran itu akan tegak dengan sendirinya. “Tapi pada akhirnya kebenaran itu akan tegak dengan sendirinya,” ujar dia.

Tentang pihak penggugat dalam hal ini Moeldoko, menurut Sjarif, yang bersangkutan tidak pernah jadi kader apalagi anggota Partai Demokrat. “Dia tidak pernah jadi kader apa lagi anggota Demokrat,” tegasnya.

Terkait dengan semua putusan Pengadilan, Djarif menjelaskan pihak Pengadilan sudah menyatakan Moeldoko tidak punya hak terhadap Partai Demokrat. “Kini Moeldoko ajukan Peninjauan Kembali (PK) dan novum yang diajukan sama dengan bukti-bukti di pengadilan sebelumnya. Jadi novumnya tidak ada yang baru,” imbuhnya.

Komentar